Logo JawaPos
Author avatar - Image
31 Oktober 2025, 04.14 WIB

9 Weton Harus Menjaga Lisan agar Ucapan Menjadi Berkah Menurut Primbon Jawa

Ilustrasi menjaga lisan (Freepik) - Image

Ilustrasi menjaga lisan (Freepik)

JawaPos.com - Dalam kearifan Jawa, weton merupakan kombinasi hari dan pasaran yang dipakai untuk membaca karakter, kecenderungan batin, dan kecakapan sosial seseorang. 

Salah satu kepercayaan populer menyatakan bahwa beberapa weton memiliki pengaruh kuat terhadap ucapan, sehingga kata yang diucapkan terasa berdampak dalam kehidupan sehari hari.

Tulisan ini menyajikan 9 weton yang dalam tradisi dipandang berpengaruh lewat tutur kata yang dirangkum dari kanal YouTube LARAS SUKERTA pada Kamis (30/10). 

Setiap weton dilengkapi uraian karakter, contoh fenomena yang sering diceritakan masyarakat, dan saran praktis agar Anda menggunakan kemampuan lisan secara bijak.

  1. Jumat Kliwon

Jumat Kliwon sering dipandang membawa suasana ketenangan dan keberkahan sehingga tutur kata pemilik weton ini terasa bermakna. Mereka umumnya khusyuk, tenang, dan memiliki aura batin yang membuat ucapan terkesan tulus.

Banyak cerita tradisional menyebut pernyataan sederhana dari orang Jumat Kliwon menjadi nyata, misalnya kesempatan yang datang setelah ungkapan harapan atau peringatan yang terbukti. 

Fenomena itu dipahami sebagai kepekaan batin serta konsistensi antara niat dan ujaran.

Praktik bijak: perbanyak ucapan yang menenangkan dan membangun. Hindari perkataan negatif karena kata yang dilontarkan dengan niat baik cenderung memberi pengaruh positif pada lingkungan sosial.

  • Rabu Pahing

  • Pemilik weton Rabu Pahing sering digambarkan pendiam namun pengamat; ketika mereka berbicara, kata kata terasa terukur dan memikat perhatian. 

    Kepekaan observasi dan intuisi menjadi ciri utama yang membuat ucapan mereka berwibawa.

    Kisah masyarakat sering menghadirkan contoh saran singkat dari Rabu Pahing yang kemudian terbukti menyelamatkan atau mengarahkan keputusan. 

    Kata kata tersebut dianggap mengandung muatan reflektif yang membuat pendengar merenung.

    Praktik bijak: gunakan kemampuan observasi untuk memberi masukan konstruktif. 

    Editor: Setyo Adi Nugroho
    Tags
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore