Ilustrasi weton anak emas dewa rezeki menurut primbon jawa (freepik)
JawaPos.com - Dalam ajaran primbon Jawa, setiap weton dipercaya membawa pengaruh besar terhadap rezeki, jodoh, dan perjalanan hidup seseorang. Di antara sekian banyak weton, ada lima yang disebut-sebut sebagai anak emas Dewa Rezeki — mereka yang hidupnya selalu dinaungi keberkahan, dimudahkan dalam mencari nafkah, dan tak pernah kekurangan.
Dewa Rezeki digambarkan sebagai simbol energi keberuntungan dan kelimpahan dalam tradisi Jawa kuno. Siapa pun yang mendapatkan restu dari Dewa ini dipercaya akan menjalani hidup penuh kecukupan dan kebahagiaan, asal tetap berikhtiar dan menjaga kebaikan hati.
Dikutip dari kanal YouTube Primbon Cirebon, Jumat (10/10), berikut adalah lima weton anak emas Dewa Rezeki yang dipercaya memiliki keberuntungan luar biasa sepanjang hidupnya.
Menurut primbon Jawa, weton Rabu Legi termasuk salah satu weton yang paling disayang Dewa Rezeki. Mereka dikenal sebagai pribadi yang jujur, adil, dan bijaksana dalam bersikap.
Sifatnya yang selalu berusaha menolong orang lain menjadikan Rabu Legi sosok yang dihormati dan disenangi banyak pihak. Karena ketulusan dan niat baiknya, Dewa Rezeki dipercaya senang mendekat pada pemilik weton ini, sehingga hidupnya jarang kekurangan.
Pemilik weton Minggu Wage memiliki hati lembut dan empati tinggi. Mereka mudah merasa iba kepada orang lain dan sering menolong tanpa pamrih. Sifat dermawan inilah yang menjadi magnet bagi keberuntungan.
Primbon Jawa menyebut bahwa rezeki Minggu Wage akan datang dari arah yang tidak terduga. Ketulusan hatinya menjadi jalan terbuka bagi limpahan rezeki dan kemudahan dalam hidup. Tak heran jika weton ini sering disebut “penarik energi kebaikan.”
Weton Kamis Pahing dikenal memiliki karakter lembut dan penyayang. Mereka memiliki watak sabar, setia terhadap pasangan, dan pandai mengayomi keluarga. Dalam primbon Jawa, mereka berada di bawah naungan Sanggar Waringin — simbol keteduhan dan perlindungan.
Pemilik weton ini dipercaya akan hidup penuh keberkahan. Mereka jarang mengalami kesulitan berarti, sebab energi positif dari sifatnya yang damai membuat Dewa Rezeki senantiasa memberi jalan terbuka untuk segala usaha.
Orang yang lahir pada weton Sabtu Pon dikenal memiliki karakter kuat dan tangguh. Meski tegas dan berpendirian, mereka tetap rendah hati serta tidak sombong terhadap pencapaian yang diraih.
Primbon Jawa menyebut bahwa Dewa Rezeki senang pada orang-orang seperti Sabtu Pon, karena ketekunan dan rasa syukurnya yang tinggi. Mereka sering kali menjadi penopang keluarga dan hidupnya stabil dalam hal ekonomi maupun keharmonisan rumah tangga.
Weton Jumat Legi disebut sebagai salah satu weton paling beruntung. Mereka dikenal berjiwa damai, sabar, dan membawa ketenangan bagi orang-orang di sekitarnya.
Rezeki pemilik weton ini selalu mengalir karena mereka mampu menjaga keseimbangan antara usaha lahir dan batin. Dalam primbon Jawa, Jumat Legi dipercaya dilindungi oleh Dewa Rezeki sejak muda hingga tua, menjadikan hidupnya makmur dan penuh keberuntungan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
