
Weton Pahing adalah simbol energi besar yang penuh misteri.Foto: Freepik
JawaPos.com - Dalam kearifan Jawa kuno, setiap kelahiran manusia diyakini membawa getaran energi unik. Energi tersebut dikenal dengan istilah weton, yakni perpaduan hari dan pasaran Jawa yang memberi ciri khas pada nasib, watak, hingga jalan hidup seseorang.
Dari sekian banyak weton yang dipercaya memiliki kekuatan khusus, weton Pahing sering dianggap sebagai salah satu yang paling sakral sekaligus misterius.
Mereka yang lahir di weton ini kerap memiliki pancaran wibawa gaib yang membuat orang lain segan tanpa alasan jelas.
Ada daya tarik alami yang tak bisa dijelaskan logika, seolah semesta menempatkan aura tertentu dalam diri mereka.
Primbon Jawa bahkan menyebut Pahing sebagai simbol api—energi yang bisa menjadi penerang atau justru membakar jika tidak dijaga.
Dalam kalender Jawa, Pahing merupakan salah satu dari lima pasaran yang berperan penting dalam perhitungan weton. Pahing sering dikaitkan dengan unsur api dan simbol kekuatan. Filosofi Jawa memandang api sebagai lambang kehidupan sekaligus ujian. Api memberi terang dan hangat, tetapi juga bisa menjadi bencana bila tak terkendali.
Oleh karena itu, sejak zaman leluhur, bayi yang lahir pada weton Pahing dianggap membawa amanah besar. Orang tua biasanya diberi wejangan khusus agar mendidik mereka dengan penuh perhatian. Bukan sekadar soal moral, tetapi juga pengendalian batin agar energi bawaan tidak liar dan merugikan diri sendiri maupun orang sekitar.
Dilansir dari kanal Ngaos Jawa, banyak cerita turun-temurun yang mengisahkan tanda-tanda unik saat seorang bayi lahir di weton Pahing. Beberapa di antaranya:
Tangisan yang Berwibawa
Bayi Pahing sering kali menangis lebih keras dan terdengar berwibawa. Suaranya dianggap memiliki getaran berbeda dibanding bayi pada umumnya.
Tatapan Mata Tajam
Sejak kecil, mata anak Pahing kerap terlihat dalam dan tajam. Orang sekitar bahkan merasa sungkan menatap terlalu lama.
Fenomena Alam yang Mengiringi
Konon, kelahiran bayi Pahing kadang diiringi tanda-tanda alam, seperti ayam berkokok tanpa henti, hewan resah, atau angin kencang. Hal ini dipercaya sebagai pertanda energi besar yang baru hadir di dunia.
Tentu tidak semua kelahiran Pahing menunjukkan tanda mistis semacam itu. Namun kisah-kisah ini menambah keyakinan masyarakat Jawa akan keistimewaan weton ini.
Primbon Jawa menjelaskan bahwa mereka yang lahir di weton Pahing memiliki karakter batin yang kuat dan berbeda dari kebanyakan orang. Berikut beberapa sifat khasnya:
Berwibawa Sejak Kecil
Seorang anak Pahing sering kali dihormati oleh teman sebaya meski tidak banyak bicara. Guru atau orang tua pun biasanya menganggap mereka istimewa.
Berjiwa Pemimpin
Weton ini memiliki aura kepemimpinan alami. Mereka mudah dipercaya dan diikuti orang lain, baik dalam lingkup kecil maupun besar.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
