Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 Juli 2025 | 17.17 WIB

Lebih Cerdas, Lebih Tenang: Inilah 8 Alasan Mengapa Membaca Buku Fisik Jauh Lebih Baik untuk Otak Anda

Ilustrasi orang yang sedang membaca buku. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang sedang membaca buku. (Freepik)

JawaPos.Com - Di tengah dunia yang serba digital dan instan, tak banyak yang menyadari bahwa benda sederhana seperti buku fisik masih menyimpan kekuatan luar biasa. 

Banyak orang kini lebih akrab dengan layar, dari ponsel, tablet, hingga e-reader karena menawarkan kemudahan dan akses cepat. 

Namun, diam-diam, dunia yang dicetak di atas kertas tetap menawarkan kedalaman, ketenangan, dan stimulasi otak yang sulit ditandingi oleh perangkat elektronik mana pun. 

Ketika jari menyentuh halaman, mata menelusuri baris demi baris tanpa notifikasi mengganggu, dan otak bekerja tanpa interupsi, itulah saat di mana keajaiban sebenarnya terjadi.

Jika Anda pernah merasa lebih fokus, lebih damai, atau lebih “hidup” setelah membaca buku cetak dibandingkan membaca artikel di layar, itu bukan perasaan semata, itu adalah bukti nyata dari pengaruh positif buku fisik terhadap otak dan jiwa. 

Dilansir dari Geediting, inilah delapan alasan kuat mengapa membaca buku cetak jauh lebih unggul dibandingkan versi digitalnya.

1. Lebih Fokus dan Konsentrasi Tanpa Gangguan Digital

Membaca buku fisik menciptakan ruang khusus untuk fokus. Tidak ada notifikasi, pop-up iklan, atau tautan yang mengalihkan perhatian seperti saat membaca di ponsel atau tablet. 

Otak dapat sepenuhnya tenggelam dalam alur cerita atau argumen penulis tanpa terpotong oleh distraksi. 

Ini melatih kemampuan konsentrasi, memperpanjang rentang atensi, dan meningkatkan kualitas pemahaman. 

Membaca dalam bentuk fisik seolah-olah menciptakan zona hening di tengah hiruk-pikuk digital yang terus memanggil-manggil perhatian kita.

2. Membantu Tidur Lebih Nyenyak dan Berkualitas

Cahaya biru dari layar digital diketahui dapat mengganggu produksi hormon melatonin yang penting untuk tidur. 

Membaca dari layar sebelum tidur justru dapat memperburuk insomnia dan membuat tidur terasa dangkal. 

Buku fisik, sebaliknya, memberi transisi yang lembut dari aktivitas harian menuju waktu istirahat. 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore