
Ilustrasi benda yang bisa jadi penglaris alami dagangan menurut Primbon Jawa (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Dalam dunia perdagangan, tentu setiap pelaku usaha menginginkan tokonya ramai pembeli dan dagangannya laris manis. Tapi sayangnya, tak semua usaha langsung berhasil. Ada saja masa-masa sepi, di mana pelanggan hanya lewat tanpa mampir, dan stok dagangan menumpuk tanpa tersentuh. Hal ini kerap membuat pedagang merasa putus asa dan bingung harus berbuat apa.
Namun tahukah Anda, dalam kepercayaan masyarakat Jawa, khususnya yang masih memegang ajaran spiritual dan primbon, ada cara alami yang dipercaya bisa membantu membuka pintu rezeki dan melancarkan usaha, yakni dengan benda bertuah alami sebagai penglaris dagangan.
Menurut penjelasan pada salah satu video di kanal YouTube yang aktif membawa Primbon Jawa yakni Mazensa, lima benda ini bukan sekadar alat bantu secara fisik, tetapi dipercaya memiliki energi spiritual positif yang bisa mendatangkan keberuntungan jika digunakan dengan niat baik dan disertai doa. Berikut ini uraiannya:
1. Daun Pandan Wangi
Aroma wangi dari daun pandan dipercaya mampu menetralisir energi negatif dan membuka aura positif di tempat usaha. Caranya, daun pandan direndam semalam dalam air bersih yang sudah dibacakan doa, lalu digunakan untuk mengelap etalase atau lantai toko. Sisa rendaman bisa diletakkan di sudut ruangan untuk menjaga energi tetap bersih.
2. Bambu Kuntum
Tanaman ini sering disebut pembawa hoki. Semakin banyak kuntumnya, semakin besar peluang rezeki. Diletakkan di sudut strategis toko setelah dibersihkan dan didoakan dengan bacaan seperti Al-Fatihah dan surah pendek lainnya. Bambu ini harus dirawat secara rutin agar tetap segar dan menarik.
3. Garam Grosok (Kasar)
Garam dipercaya sebagai penolak bala dan penyerap energi buruk. Garam grosok yang sudah dijemur dan dibacakan doa bisa ditaburkan di depan toko, area kasir, atau tempat strategis lainnya. Penaburan bisa diulang tiap 3 atau 7 hari sekali.
4. Daun Sirih
Dalam banyak tradisi, daun sirih dianggap suci dan penuh manfaat spiritual. Daun sirih bisa digunakan sebagai air pel untuk mengepel lantai atau mengelap gerobak usaha. Ritual mandi dengan rebusan daun sirih di malam hari juga bisa membantu membersihkan aura pemilik usaha sebelum memulai aktivitas dagang.
5. Air Cucian Beras Pertama
Air bekas mencuci beras yang pertama dikenal sebagai media penetral sekaligus penarik rezeki. Setelah dibacakan doa dan selawat, air ini dipercikkan di area dagangan. Banyak pelaku usaha meyakini bahwa energi doa yang terlarut di dalamnya mampu mendatangkan berkah yang tak terduga.
Meski benda-benda di atas diyakini mampu membantu membuka pintu rezeki, perlu dipahami bahwa semuanya harus dilakukan dengan niat baik, serta tetap mengedepankan usaha nyata seperti menjaga kualitas produk, pelayanan ramah, dan konsistensi kerja keras. Jangan sampai penggunaan penglaris berubah niat menjadi ketergantungan pada mistik yang menyalahi syariat.
Terakhir, kunci utama dari keberhasilan usaha adalah kombinasi dari doa, ikhtiar, dan sikap spiritual yang bersih. Dan yang terpenting, tidak ada yang lebih kuat dalam memberi rezeki selain Allah SWT. Maka, jadikanlah benda-benda tersebut sebagai sarana usaha batin, bukan sebagai tujuan utama.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
