Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 Juli 2025 | 16.33 WIB

8 Weton Kelahiran yang Diwarisi Sabda Bertuah: Kata-Katanya Bisa Jadi Kenyataan Menurut Primbon Jawa

Ilustrasi tanggal lahir yang diramalkan memiliki rezeki stabil, jalan finansial yang kokoh, serta keberuntungan yang mengalir deras namun tenang. (Freepik) - Image

Ilustrasi tanggal lahir yang diramalkan memiliki rezeki stabil, jalan finansial yang kokoh, serta keberuntungan yang mengalir deras namun tenang. (Freepik)

JawaPos.com - Tidak semua orang menyadari bahwa dalam budaya Jawa, kekuatan ucapan bisa menjadi sabda yang nyata.

Dalam kepercayaan leluhur, sabda adalah bentuk tertinggi dari energi batin. Orang-orang tertentu yang lahir dengan weton istimewa ini tidak perlu menjadi dukun atau paranormal.

Ucapan mereka secara alami menyatu dengan frekuensi alam semesta. Entah berupa firasat, doa, peringatan, bahkan gurauan sekalipun—semuanya bisa menjadi nyata.

Dilansir dari kanal Ngaos Jawa, berikut ini adalah delapan weton kelahiran yang dipercaya memiliki sabda bertuah.

1. Senin Legi: Weton Sang Penenang Jiwa, Sabdanya Jadi Petunjuk Hidup

Orang yang lahir pada hari Senin Legi dikenal dengan sifatnya yang tenang dan berwibawa. Dalam tradisi Jawa, Senin melambangkan unsur tanah, sementara Legi melambangkan kelembutan. Kombinasi ini menjadikan mereka pribadi yang damai namun kuat secara spiritual.

Mereka cenderung tidak banyak bicara, namun sekali berucap, ucapannya bisa terasa seperti sabda. Banyak kasus di mana perkataan mereka menjadi kenyataan, seperti peringatan halus tentang perjalanan, firasat tentang seseorang, atau dukungan batin yang membuat orang lain berhasil.

Senin Legi sangat peka terhadap perubahan energi, terutama saat berbicara dalam kondisi emosi yang mendalam. Jika mereka marah dan mengucapkan kalimat buruk, bisa jadi ucapannya menjadi malapetaka bagi yang dimaksud. Oleh karena itu, mereka juga dikenal sangat berhati-hati dalam berkata.

2. Rabu Pahing: Sang Penjaga Keseimbangan Alam Spiritual

Rabu Pahing memiliki posisi khusus dalam primbon karena dikaitkan dengan penjaga harmoni antara dunia nyata dan dunia gaib. Mereka dikenal tenang, cerdas, dan mendalam. Tidak heran jika ucapannya sering dianggap sebagai firasat.

Orang Rabu Pahing sering memberikan pernyataan yang kemudian terbukti akurat, bahkan bertahun-tahun kemudian. Dalam budaya Jawa, mereka disebut memiliki ilmu bisik—kemampuan menangkap suara semesta dan menyampaikannya lewat lisan. Kalimat mereka seperti doa yang berjalan.

Namun, potensi ini juga bisa menjadi ancaman jika tidak dikendalikan. Ketika mereka kecewa, kata-katanya bisa menjadi kutukan. Oleh sebab itu, orang tua Jawa dulu selalu mengajarkan untuk tidak sembarangan berbicara di depan Rabu Pahing.

3. Jumat Pon: Pewaris Sabda Para Wali dan Leluhur

Jumat dalam tradisi Islam dan Jawa adalah hari yang penuh berkah. Digabung dengan pasaran Pon, seseorang yang lahir pada Jumat Pon dipercaya membawa cahaya keturunan para wali atau tokoh suci.

Sabda mereka adalah bentuk dari karomah atau anugerah. Bukan hanya ucapan positif yang menjadi nyata, namun juga amarah dan peringatan. Mereka sering tanpa sadar mengucapkan sesuatu yang kemudian benar-benar terjadi. Bahkan doa mereka dipercaya cepat dikabulkan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore