
Ilustrasi weton yang rezekinya meledak di bulan suro (freepik)
JawaPos.com – Malam 1 Suro tahun 2025 akan jatuh pada Kamis malam, 26 Juni 2025, tepat setelah Maghrib atau sekitar pukul 18.00 WIB.
Bagi masyarakat Jawa, inilah momen sakral pergantian tahun dalam kalender Jawa yang tidak hanya penuh larangan dan tirakat, tapi juga dipercaya sebagai waktu berkah besar turun dari langit.
Tradisi ini masih kuat dilestarikan, khususnya beberapa wilayah di Jawa Tengah dan Yogyakarta.
Dalam budaya Jawa, pergantian hari dimulai sejak matahari terbenam, sehingga malam 1 Suro dimulai sejak Kamis petang, 26 Juni dan menjadi pintu masuk bagi tanggal 1 Suro, yakni Jumat, 27 Juni 2025.
Dilansir dari YouTube Ngaos Jawa, weton Kamis Legi pada bulan Suro disebut sebagai gerbang pembuka takdir besar, di mana kekuatan mistik Suro bertemu dengan energi kelahiran yang dahsyat.
Weton Kamis Legi dikenal memiliki Neptu 13 (nilai hari Kamis = 8, nilai pasaran Legi = 5), sebuah angka yang menyimpan keseimbangan antara elemen spiritual dan materi.
Dalam kepercayaan Jawa, Kamis Legi adalah hari lahir yang diasosiasikan dengan sosok pemimpin. Mereka tidak mengejar dunia, tapi dunia justru datang menghampiri mereka.
Ketika bulan Suro datang, energi Kamis Legi seperti ditarik oleh kekuatan langit untuk naik kelas. Baik secara sosial, finansial, maupun spiritual. Saat bulan Suro tiba, Kamis Legi disebut-sebut sebagai salah satu weton yang dibukakan pintu-pintu langit.
Dari proyek tak terduga, kenaikan jabatan, warisan, hingga peluang bisnis luar biasa, semua kemungkinan terbuka bagi pemilik weton ini. Yang menarik, rezeki yang datang tidak hanya untuk dirinya, tapi juga untuk keluarga dan lingkungan sekitar.
Dalam primbon Jawa, Kamis Legi dinaungi Watak Lakuning Dewa, yang berarti pribadi pembawa keberkahan.
Sifat tenang dan bijaksana mereka membuat mereka mampu menghindari sengkolo, dan saat bulan Suro hadir, segala laku batin dan kesabaran mereka selama ini seolah dibayar tuntas.
Rezeki Kamis Legi seringkali tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga mengalir kepada keluarganya, bahkan komunitas tempat ia tinggal.
Bukan sekadar kepercayaan turun-temurun, banyak tokoh besar yang lahir di Kamis Legi mengalami perubahan hidup besar setelah bulan Suro. Dari hidup sederhana ke melimpah ruah, dari biasa menjadi luar biasa.
Namun, tidak semua Kamis Legi otomatis naik derajat. Ada syarat penting yang harus dipenuhi, yakni kesadaran spiritual, sikap rendah hati, dan laku batin yang bersih. Tanpa itu, energi Suro hanya akan lewat tanpa makna.
Mereka mampu menghindari sengkolo dan memilih jalan selamat, sehingga apa yang ditanamkan selama ini, baik secara lahir maupun batin, mulai menuai hasil manis.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
