
Mengenal Watak Manusia Berdasarkan Bulan Kelahiran Jawa: Kamu Termasuk yang Mana? (Agung Duta Manggala/Vecteezy)
JawaPos.com - Setiap orang punya karakter dan kepribadian yang unik. Ada yang pendiam, ada yang cerewet, ada yang kalem, ada juga yang meledak-ledak.
Nah, dalam tradisi Jawa, watak atau sifat seseorang ternyata bisa dilihat dari bulan kelahirannya, bukan bulan Masehi seperti Januari atau Februari, melainkan berdasarkan bulan Jawa.
Uniknya, jumlah bulan dalam kalender Jawa sama seperti kalender Masehi, yaitu 12, dimulai dari Muharram hingga Dzulhijjah. Menarik, bukan?
Menurut penjelasan dari kanal YouTube Sapdaning Ratu, setiap bulan Jawa membawa pengaruh tersendiri terhadap karakter seseorang.
Pengetahuan ini bukan hanya menarik secara budaya, tapi juga bisa jadi bahan refleksi diri. Yuk, simak watak-watak manusia berdasarkan bulan kelahiran Jawa berikut ini!
Muharram: Orang yang lahir di bulan ini umumnya ramah dan berpikir sewajarnya. Tapi ada sisi keras dalam dirinya, meski sifat itu cepat reda. Ia juga dikenal jujur, sehingga kadang justru sering dibohongi orang lain.
Safar: Punya penampilan yang kurang rapi dan mudah marah jika diam. Jika banyak bicara, omongannya sering asal-asalan. Cenderung kurang sopan santun dan kalau perempuan, bisa punya sifat panjang tangan.
Rabiul Awal: Pandai mengambil hati orang penting atau atasan. Sayangnya, laki-laki yang lahir di bulan ini cenderung suka main hati atau melakukan hal-hal yang kurang baik.
Rabiul Akhir: Orangnya pintar, setia, tulus, dan disukai atasan. Tapi harus berhati-hati karena jika tidak waspada, mudah celaka. Ia juga sering dimintai bantuan karena hatinya baik.
Jumadil Awal: Cerdas dalam banyak hal, tapi juga sembrono. Kecerdasannya tidak selalu terlihat, dan seringkali menyembunyikan kemampuannya.
Jumadil Akhir: Punya pemikiran luas dan bisa memutarbalikkan kata-kata. Teguh dalam ucapan dan berpotensi jadi orang sukses karena tidak suka kekurangan.
Rajab: Wataknya kurang baik dan pelupa, tapi punya potensi menjadi kaya meski berasal dari keluarga kurang mampu. Kalau sedang marah, bisa gelap mata.
Sya’ban: Setia dan berpikiran sederhana. Namun mudah lapar, cenderung galak, tapi cepat reda emosinya. Tanggung jawabnya tinggi terhadap anak, pasangan, dan teman.
Ramadan: Pemikirannya tenang dan tahan lapar. Ia juga berani terhadap pasangannya, meski pekerjaannya cenderung lambat. Kalau sudah bertekad, malu untuk mundur.
Syawal: Suka memberi dan disenangi oleh orang yang berwatak kurang baik, sehingga bisa meredam kejahatan mereka. Jujur dan setia.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
