
Weton Ini Kurang Cocok Berjodoh dengan Weton Sabtu Wage Menurut Primbon Jawa (Freepik)
JawaPos.com - Dalam kehidupan berumah tangga, tidak hanya cinta dan kasih sayang yang menjadi penentu keharmonisan.
Bagi sebagian masyarakat Jawa, kecocokan weton juga dipercaya sebagai salah satu faktor penting untuk menjaga keharmonisan dalam pernikahan.
Weton Sabtu Wage termasuk salah satu weton yang memiliki karakter kuat, penuh tekad, dan dikenal membawa garis nasib yang cukup baik.
Namun, ketika berbicara soal jodoh, ternyata tidak semua weton cocok jika dipasangkan dengan Sabtu Wage.
Primbon Jawa menyebutkan ada beberapa hitungan weton yang tergolong kurang baik jika dipertemukan dengan Sabtu Wage, dan salah satunya adalah weton Jumat Pahing.
Menurut penjelasan dari salah satu video di kanal Youtube Sabdaning Ratu, hitungan jodoh antara Sabtu Wage dan Jumat Pahing jika dijumlahkan menghasilkan angka 28.
Dalam primbon Jawa, angka ini termasuk dalam kategori tidak baik atau disebut sebagai "hitungan berat." Angka genap seperti 28 memiliki makna tertentu yang mencerminkan adanya potensi cobaan besar dalam kehidupan rumah tangga.
Salah satu cobaan yang paling dikhawatirkan dari kombinasi ini adalah datangnya kesialan atau kesulitan hidup yang bersumber dari anak-anak mereka sendiri.
Dalam istilah Jawa, hal ini dikenal dengan sebutan “anak pola bapak kepradah.” Maksudnya, kesalahan atau masalah besar yang menimpa orang tua bisa muncul akibat ulah anaknya.
Misalnya, orang tua yang tadinya memiliki jabatan tinggi atau kekayaan melimpah bisa kehilangan semuanya karena kesalahan atau kenakalan salah satu anak.
Namun, penting untuk diingat bahwa ini bukan untuk menyalahkan sang anak, karena dalam ajaran Jawa, anak adalah cerminan dari pola asuh orang tuanya.
Maka jika terjadi cobaan seperti ini, yang perlu diperbaiki adalah cara mendidik dan membesarkan anak, bukan justru menyalahkan mereka.
Selain itu, Jumat Pahing juga membawa energi yang kurang stabil dalam relasi. Weton ini dikenal memiliki kecenderungan mudah tergoda, mudah dirayu, dan sedikit sulit mengendalikan perasaan.
Dalam konteks hubungan suami istri, ini bisa menimbulkan masalah seperti kehadiran orang ketiga atau godaan dari luar rumah tangga.
Apalagi jika salah satu pihak enggan mengalah dalam perdebatan, maka masalah kecil bisa menjadi besar dan sulit didamaikan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
