Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Mei 2025 | 02.49 WIB

Kelemahan Weton Minggu Pahing (Lakuning Rembulan) yang Bisa Jadi Penghalang Rezeki, Apakah Itu?

Kelemahan Weton Minggu Pahing (Lakuning Rembulan) yang Bisa Jadi Penghalang Rezeki, Apakah Itu? (yanalya/Freepik) - Image

Kelemahan Weton Minggu Pahing (Lakuning Rembulan) yang Bisa Jadi Penghalang Rezeki, Apakah Itu? (yanalya/Freepik)

JawaPos.com - Dalam tradisi primbon Jawa, setiap weton memiliki karakteristik yang unik, termasuk kelemahan dan keistimewaan yang memengaruhi perjalanan hidup seseorang.

Salah satu jenis weton yang cukup menarik perhatian adalah weton Lakuning Rembulan, yang memiliki jumlah neptu 14.

Nama "Lakuning Rembulan" sendiri terinspirasi dari kata “rembulan” atau bulan, yang dikenal memiliki dua sisi, terang dan gelap.

Begitu pula dengan pemilik weton ini, yang meskipun terlihat tenang dan dingin dari luar, sebenarnya memiliki sisi dalam yang hangat dan menyenangkan.

Namun, menurut penjelasan mengenai weton ini di kanal Youtube Sabdaning Ratu, seperti rembulan yang tak sepenuhnya terang, weton ini juga memiliki sejumlah kelemahan yang patut diwaspadai.

Kelemahan pertama yang paling mencolok adalah sifat malas dan kurang motivasi. Karena kecenderungan ini, pemilik weton Lakuning Rembulan sering mengalami kesulitan dalam mencapai kesuksesan.

Tanpa semangat juang yang tinggi, hidup mereka bisa saja stagnan atau bahkan terus berada dalam kesusahan.

Padahal, menurut primbon, manusia perlu memperjuangkan dirinya sendiri sebelum berharap pertolongan dari orang lain.

Kelemahan berikutnya terletak pada kondisi kesehatan. Rata-rata pemilik weton ini memiliki fisik yang tergolong lemah, sehingga lebih rentan terhadap berbagai penyakit.

Untuk menghindari masalah ini, penting bagi mereka untuk menjaga pola makan, pola tidur, serta rutin mengonsumsi makanan sehat dan vitamin penunjang imun.

Tak hanya itu, nasib yang menaungi weton ini pun kadang terasa berat. Banyak dari mereka yang merasa hidupnya penuh tantangan, sering diremehkan, bahkan kerap menjadi bahan cibiran.

Perasaan terpuruk atau nelangsa bisa saja muncul akibat perlakuan orang lain yang kurang menghargai keberadaan mereka.

Meski demikian, kelemahan bukanlah akhir dari segalanya. Justru dengan mengenali kekurangan diri, kita bisa mengambil langkah untuk memperbaiki dan memperkuat mental.

Kelemahan adalah bagian dari proses hidup, dan hanya dengan kerja keras serta tekad, pemilik weton Lakuning Rembulan bisa membalik keadaan dan meraih keberhasilan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore