Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 27 April 2025 | 06.41 WIB

5 Pasaran Weton Pembawa Rezeki Menurut Primbon Jawa: Mengungkap Rahasia Sukses Kliwon, Pahing, Pon, Wage, dan Legi

6 Weton yang Diramalkan Mendadak Kaya Setelah Bulan April 2025: Bersiaplah Memeluk Uang dan Banjir Rezeki Menurut Primbon Jawa

JawaPos.com - Dalam budaya spiritual Jawa yang sarat makna, hari lahir tidak hanya dihitung berdasarkan tanggal masehi, tetapi juga diselaraskan dengan pasaran atau pancawara. Pasaran ini diyakini menyimpan energi yang membentuk karakter, nasib, hingga potensi rezeki seseorang.

Banyak masyarakat Jawa yang menggali primbon sebagai panduan, terutama dalam hal keberuntungan dan rezeki. Salah satu ulasan menarik datang dari kanal YouTube Primbon Cirebon yang membahas tentang lima pasaran weton istimewa yang dipercaya akan menuai rezeki dan sukses besar, yakni Kliwon, Pahing, Pon, Wage, dan Legi.

Kelima pasaran yang dibahas ini tidak hanya memiliki karakteristik istimewa, tetapi juga dipercaya sebagai pembawa rezeki jika dijalani dengan kesadaran dan laku spiritual yang tepat.

1. Legi – Simbol Keinginan dan Optimisme

Pasaran Legi memiliki nilai neptu 5 dan digambarkan sebagai pemegang segel Cakra Seks Langit dengan elemen kayu atau udara. Orang yang lahir pada pasaran ini memiliki keinginan besar, optimisme tinggi, dan ketelitian yang kuat.

Dalam sistem spiritual Jawa, Legi dipengaruhi oleh aura putih sebagai lambang kemurnian niat. Namun, kekuatan pasaran Legi ini adalah pedang bermata dua, jika tidak diarahkan untuk mempelajari ilmu, energi besar itu bisa mengarah ke hasrat yang tak terkendali.

Tantangan dan kedisiplinan adalah kunci kesuksesan Legi. Ia cocok dipimpin oleh pasaran Pon dan dikuatkan oleh Wage, tetapi dilemahkan oleh Pahing, Pon, dan Kliwon.

2. Pahing – Cinta, Seni, dan Kemakmuran

Pasaran Pahing memiliki neptu tertinggi yaitu 9 dan mengandung elemen api, yang menggambarkan semangat tinggi, jiwa seni, dan keinginan untuk menyebar cinta serta keindahan.

Pahing dilindungi oleh malaikat pemberi rezeki dan kemakmuran. Dalam simbol spiritual, Pahing adalah penjaga Cakra Jantung Langit, artinya ia adalah sumber kasih sayang yang membara.

Namun, kelemahan pasaran ini adalah kecenderungan untuk mudah terpengaruh dan agresif. Oleh karena itu, cinta yang dimiliki Pahing harus dikendalikan dengan ilmu agar tidak menjadi cinta yang buta.

3. Pon – Tegas, Disiplin, dan Terarah

Pasaan Pon memiliki bobot neptu 7 dan berada di bawah pengaruh elemen logam. Watak dasarnya adalah disiplin, keras hati, dan berorientasi pada hasil. Pon digambarkan memegang Cakra Dasar Langit dan memiliki kemiripan sifat dengan Dewa Semar atau Dewi Sri.

Keunggulan pasaran Pon terletak pada ketegasan dan kejelasan arah hidupnya, namun ia cenderung bermasalah dalam hal asmara.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore