Ilustrasi weton tibo loro sugih bondo menurut Primbon Jawa (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Dalam primbon Jawa, weton tibo loro sugih bondo dikenal sebagai simbol perjalanan hidup yang penuh liku, di mana penderitaan di awal kehidupan perlahan berubah menjadi kemakmuran.
Weton ini dipercaya membawa garis nasib yang unik, diwarnai kesengsaraan, cobaan, dan derita sebelum akhirnya berbalik menjadi kekayaan serta kelimpahan harta.
Menurut primbon Jawa, mereka yang terlahir dengan weton tibo loro sugih bondo harus melalui fase sulit terlebih dahulu sebagai bagian dari proses hidup menuju kejayaan.
Inilah sebabnya, memahami makna weton tibo loro sugih bondo menurut primbon Jawa menjadi penting untuk melihat bagaimana nasib seseorang bisa berubah dari kesengsaraan menjadi keberuntungan kekayaan besar.
Dikutip dari akun YouTube Energi Weton pada Jumat (21/3), dijelaskan bahwa ada lima weton tibo loro sugih bondo yang mengalami perubahan dari kesengsaraan jadi kekayaan menurut primbon Jawa.
1. Selasa Wage
Weton Selasa Wage memiliki neptu 7, merupakan gabungan dari hari Selasa dan pasaran Wage dalam tradisi Jawa.
Mereka yang lahir pada weton ini dikenal memiliki kepribadian yang teguh dengan pendirian kuat, tidak mudah goyah oleh pendapat orang lain.
Para penyandang weton ini umumnya dikenal sebagai pekerja ulet yang tidak takut dengan tantangan berat dalam pekerjaan.
Masa muda mereka kerap diwarnai dengan berbagai kesulitan ekonomi, sering merasa kurang dalam hal materi dan terpaksa bekerja lebih keras dibandingkan orang lain.
Tidak jarang mereka mengalami pengkhianatan dari orang-orang terdekat yang menambah beban perjalanan hidup mereka.
Namun berkat ketekunan dan semangat pantang menyerah, kehidupan mereka mulai membaik saat memasuki usia 30 hingga 40 tahun.
Usaha yang dulu terasa berat mulai membuahkan hasil nyata saat fase hidup ini. Banyak dari mereka akhirnya berhasil membangun usaha yang berkembang pesat atau menjadi pengusaha sukses di bidangnya.
Weton ini mengajarkan bahwa kesabaran dan konsistensi akan membawa hasil yang manis pada waktunya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
