
SENSASI PEDAS: Sajian lengkap belut krispi dengan sambal rica-rica ini bisa untuk makan siang dan malam. (Alfian Rizal/Jawa Pos)
Belut tak hanya lezat digoreng. Ikan yang kerap dibiakkan di sawah tersebut juga bisa diolah dengan balutan tepung serta bumbu rica-rica. Selain lebih nikmat, belut punya tampilan penyajian yang lebih menarik.
---
BAGI sebagian orang, mengolah ikan tidak mudah. Aroma amis atau lumpur kerap terbawa sehingga menu terasa tidak maksimal. Terkadang, ide mengolah pun terbatas pada menggoreng. Nah, kali ini, Executive Chef Grand Mercure Malang Mirama Heri Purwanto berbagi resep belut rica-rica kreasinya. Dalam mengolah belut, dia berbagi tips agar daging ikan terasa empuk dan bebas aroma amis.
Dia menjelaskan, belut berukuran besar maupun kecil bisa digunakan. Yang terpenting, bagian jeroannya dibersihkan. Bagian kepala dan ekor bisa dipotong. ”Kalau kecil, bisa dipukul-pukul agar tulangnya hancur dan bisa ikut dimakan. Kalau besar, lebih baik di-fillet,” lanjut Heri. Setelah itu, belut baru dibalur sari jeruk nipis, lalu direndam dalam susu selama minimal 1 jam.
”Protein dalam susu berfungsi mengikat unsur yang membuat aroma amis. Hasilnya, daging bebas amis, lebih lembut, dan creamy,” paparnya. Chef asal Pare, Kediri, itu menyatakan, barulah belut bisa digoreng dengan balutan tepung. Agar matang merata hingga bagian dalam, Heri menyarankan, ikan dimasukkan ketika minyak panas, tapi belum mendidih.
Sementara itu, bumbu rica-rica dimasak terpisah dengan belut. Dalam olahannya, pria yang mulai berkarier sebagai chef pada 2003 tersebut menjelaskan, rica-rica buatannya dibuat dengan kadar pedas mild. Tidak terlalu pedas, tapi tetap ”menggigit”. Untuk rasa pedasnya, dia menggunakan cabai rawit, cabai merah besar, serta jahe.
Heri menjelaskan, agar rasa dan aroma lebih maksimal, bumbu harus ditumis hingga matang. ”Penandanya, bahan-bahan bumbu lebih kering dan berubah warna. Oil-nya, terutama kalau pakai cabai, keluar,” paparnya.
Dia menjelaskan, bumbu rica-rica baiknya dibuat seimbang. Tidak terlalu asin. Sebab, belut goreng bakal dicampur bersama bumbu. ”Semua unsur di-seasoning, jadi rasa ketika dimakan bareng rich,” imbuhnya.
Heri menjelaskan, belut patut jadi pilihan lauk hewani. Lezat, kaya kandungan protein, dan punya harga relatif terjangkau. ”Mengonsumsi belut secara enggak langsung bisa mendukung perekonomian setempat. Soalnya, di resep ini, kami pakai belut hasil peternak lokal Malang,” paparnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
