
RASANYA MANTAP: Durian maman punya kelebihan masa panen yang panjang. Kualitas rasanya juga khas. Manis dan mantap. (Boy Slamet/Jawa Pos)
Tak salah jika durian disebut sebagai buah yang ”dinamis”. Bukan hanya bentuk maupun rasanya yang beragam, masa panennya juga beda-beda. Ada yang pendek, ada juga yang panjang seperti durian maman.
---
SALAH satu keunikan durian adalah masa panennya. Antarpohon biasanya memiliki siklus yang berbeda. Orang-orang biasa menyebutnya sebagai bunga pertama dan kedua.
Ada yang hanya berbunga sekali sehingga masa panennya habis saat itu juga. Namun, ada juga yang berurutan sehingga buah yang dihasilkan bisa sampai jangka waktu yang lebih panjang.
Karena itu pula, masa panen durian kali ini beragam. Di wilayah Jawa Timur (Jatim), rata-rata masa panen durian hanya tiga bulan. Sebagian besar berakhir bulan ini. Tapi, ada juga yang masih terus berbuah hingga beberapa bulan ke depan.
Salah satunya adalah durian maman. Varietas lokal asli Desa Ngrogung, Kecamatan Ngebel, Ponorogo. Sebenarnya durian itu mulai berbuah November lalu. ”Tetapi, hasilnya belum banyak,” ujar petani dan pemilik pohon durian Suratin.
Sebab, masa panennya terbagi dalam dua tahap. Bunga pertama jatuh pada November hingga Februari. Lantas dilanjutkan dengan bunga kedua antara Maret hingga Juni.
Dia menjelaskan, hal itu terjadi karena antara bunga pertama dan kedua terdapat jeda perkembangan yang berbeda. Saat bunga yang muncul sudah menjadi buah, baru bunga kedua muncul.
Biasanya, cuaca yang ekstrem membuat bunga rontok. Akibatnya, masa panen berkurang. Namun, durian maman memiliki kemampuan adaptasi yang baik. Sehingga tetap mampu berbuah dalam waktu yang panjang.
Sementara itu, nama durian maman disematkan karena kualitas rasanya yang dianggap luar biasa. ”Maman itu singkatan dari manis dan mantap,” ujarnya.
Selain manisnya yang khas, daging buah varietas itu begitu legit. Ada rasa gurih yang memberikan kejutan bagi penikmatnya. Ditambah dengan rasa pahit di akhir.
Teksturnya juga lembut dan creamy. Ada kulit ari yang membungkus daging buah. Karena itu, saat dimakan, langsung lumer di mulut.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
