
TURUN-TEMURUN: Resep bakpia dari Liem Bok Sing tetap menjadi andalan yang dipertahankan sejak 1940-an. (Angger bondan/Jawa Pos)
Banyak makanan khas Indonesia buatan masyarakat peranakan Tionghoa. Makanan itu kini sangat ikonik. Di antaranya, wingko babat, Lamongan; yopia, Lasem; dan bakpia patuk, Jogjakarta.
---
Bakpia merupakan salah satu bentuk akulturasi budaya Tionghoa dan Jawa pada makanan. Sebutannya bakpia pathuk. Nama itu sangat populer lantaran bakpia kali pertama dikenal di sekitar Jalan Pathuk. Di sana pula awal mula bakpia dibuat. Sekarang jalan tersebut berganti nama menjadi Jalan AIP K.S. Tubun.
Di antara sejumlah produsen bakpia, terdapat satu industri tertua, yaitu Bakpia Patuk 75. Industri itu masih memproduksi dengan resep klasik. Yaitu berbahan kacang hijau tanpa kupas dan kacang tolo. ’’Masih bertahan sejak 1940-an,’’ tutur Indra Samahita, pengelola Bakpia Patuk 75.
Dia menceritakan, bakpia kali pertama dibuat oleh Liem Bok Sing sebelum Indonesia merdeka. Menurut pria 33 tahun itu, Liem datang ke Indonesia bersama seorang temannya. Mereka membuka usaha bakpia. Namun, isinya daging babi.
Karena tidak cocok dengan masyarakat lokal yang mayoritas muslim, Liem lantas membuat resep baru yang disesuaikan dengan nuansa lokal. Bahan baku yang digunakan tidak mengandung babi. Isi bakpia diganti dengan kacang hijau dan kacang tolo. ’’Di sinilah muncul akulturasi yang menyesuaikan budaya setempat,’’ jelasnya.
Ketika mulai dipasarkan, ternyata bakpia versi baru yang berisi kacang hijau itu langsung diterima warga setempat.
Bakpia semakin dikembangkan saat dipegang generasi kedua, Yuk Yen. Sebagai penerus, Yuk Yen mem-branding usaha warisan itu dengan label Bakpia Patuk 75. Tujuannya, mudah dikenali dan menjadi pembeda di antara produk bakpia yang lain. Angka 75 juga memudahkan orang mencari lokasi di kawasan Pathuk sesuai dengan nomor rumah sekaligus tempat produksi. ’’Sekarang penerusnya adalah Mak Tin, istri Yuk Yen, beserta anak dan cucu,’’ ujarnya.
Tentang Bakpia

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
