
Penangkaran hewan di Taman Nasional Alas Purwo Banyuwangi kini menjadi salag satu destinasi wisata favorit di Jawa Timur. (Dok.Radar Banyuwnagi)
JawaPos.com - Tahukah Anda jika hutan tertua Pulau Jawa terletak di Banyuwangi? Hutan tersebut masuk dalam kawasan Taman Nasional Alas Purwo. Predikat hutan tertua yang lekat pada Alas Purwo pun kerap menjadi pemicu kesan horor kawasan ini. Selain itu, konon beberapa area Alas Purwo juga kerap menjadi tempat bersemedi. Tak ketinggalan, hutan seluas 434,20 km² ini pun dianggap sebagai rumah berbagai makhluk gaib.
Photo
Lalu, siapa sangka jika kisah-kisah tersebut justru membuat Alas Purwo semakin diminati banyak wisatawan? Lepas dari kesan menyeramkan tersebut, hutan tropis ini justru menyimpan beragam pesona alam yang indah. Tertarik untuk menelusurinya? Yuk, cari tahu fakta menariknya lebih dahulu di sini!
1. Melihat rombongan hewan langka
Salah satu yang paling menarik perhatian di Alas Purwo tak lain adalah rombongan banteng Jawa. Konon, di sini juga menjadi satu-satunya lokasi pelestarian banteng Jawa, sebagai spesies langka di Asia Tenggara. Ada pula aneka hewan lain seperti merak, rusa, babi hutan, bahkan macan tutul.
Untuk melihat hewan-hewan tersebut, pengunjung bisa datang ke padang rumput (sadengan) saat pagi atau siang hari. Pada waktu tersebut biasanya hewan-hewan sedang mencari makan. Asyiknya, pengelola juga menyediakan feeding ground (area makan) dan sumber air. Jadi, rombongan hewan bisa dengan mudah mencari makan. Pengunjung pun bisa lebih mudah menemukan hewan-hewan tersebut.
2. Berfoto dengan pepohonan raksasa
Sebagai hutan tropis sekaligus hutan tertua, Alas Purwo tentu menyimpan beragam jenis tanaman. Salah satu yang akan menarik perhatian wisatawan adalah keberadaan pepohonan raksasa. Tak hanya lebat, pepohonan tersebut juga memiliki batang serta akar yang besar hingga membentuk deretan teratur.
3. Menelusuri gua tersembunyi
Tak kalah menarik, di Taman Nasional alas Purwo wisatawan juga bisa melihat keindahan gua. Setidaknya, terdapat tiga gua yang bisa dikunjungi wisatawan yaitu Goa Istana, Goa Padepokan, dan Goa Mayangkoro.
Biasanya, pengunjung hanya mampu sampai di Goa Istana karena jaraknya yang paling dekat yaitu 2 km. Selain itu, Goa Padepokan dan Goa Mayangkoro bisa berjarak sekitar 3 – 4 km dari Pos Pancur. Nantinya, jangan heran jika terdapat beberapa peninggalan barang-barang bekas semedi di masing-masing gua.
4. Berkunjung ke situs budaya
Siapa sangka jika di kawasan hutan tertua ini terdapat situs budaya. Ya, di Alas Purwo terdapat peninggalan Kerajaan Majapahit yang bernama Situs Kawitan. Situs ini dipercaya amat keramat karena kerap menjadi lokasi acara keagamaan. Karena itu pula, dibangun Pura Giri Salaka yang kini menjadi lokasi berbagai upacara keagamaan.
Konon, wisatawan juga diharapkan melakukan salah hormat di situs ini untuk meminta izin sebelum memasuki Alas Purwo. Hal tersebut, dianggap untuk menghindari hal buruk selama menjelajahi hutan tertua di Banyuwangi ini.
5. Bersantai di pantai para peselancar dunia
Banyuwangi memang dikenal dengan keindahan baharinya. Salah satunya berada di kawasan Alas Purwo, yaitu Pantai Plengkung. Pantai ini bahkan masuk kategori "The giant 7 wave wonder" karena kondisi ombaknya yang besar. Tak jarang, Pantai Plengkung menjadi destinasi favorit para peselancar dunia.
Jadi, semakin tertarik untuk menelusuri keindahann Alas Purwo? Jika ingin perjalanan semakin mudah dan seru, cobalah mengikuti tur untuk mengelilingi Alas Purwo. Dengan begitu, wisatawan bisa dengan mudah mengunjungi satu per satu lokasi menarik di Alas Purwo. Selain itu, wisatawan pun bisa sekaligus memahami kisah tentang Alas Purwo.
Agar lebih mudah dan praktis, pengunjung bisa membeli paket tur Alas Purwo melalui Traveloka Xperience. Paket tur ini bahkan meliputi jasa antar-jemput, makan siang, hingga kunjungan ke toko oleh-oleh.
Tunggu apalagi? yuk lihat keindahan dibalik kisah horor Alas Purwo dengan memesan paketnya. Agar lebih menguntungkan, kamu bisa membeli paket turnya dengan diskon 30% dari Traveloka Xperience. Promo ini berlaku sampai 31 Desember mendatang. Jadi, kamu bisa berwisata dengan bujet yang minim!

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
