alexametrics

Sambal Terong Warung Pak Ghofar: Aneka Masakan Pedas, Dua Jam Ludes

28 Oktober 2020, 16:15:44 WIB

JawaPos.com – Jam masih menunjukkan pukul 09.30 pada Jumat (23/10), tapi sudah ada tiga mobil dan beberapa motor yang terparkir di Jalan Darmo Permai Utara XVIII, Sukomanunggal. Pengendaranya turun dan mengantre di Warung Pak Ghofar yang terletak di dekat jalan dengan portal tertutup itu. Warung sederhana beratap galvalum tersebut jadi primadona karena aneka masakan pedas dan sambal yang khas.

Mughofar, pemilik warung, datang menjelang pukul 10.00 bersama istrinya Suparmi dan kedua putrinya. Salah satu menu pada Jumat itu, Ghofar menyiapkan sambal terong balado satu panci jumbo. Satu porsi biasanya berisi lima sampai enam iris terong ukuran besar yang nyaris menyatu dengan sambal dengan tekstur dominan ulekan kasar lombok merah.

Sekali suap, rasa pedasnya tak langsung membakar mulut. Semacam, dimanja-manja sebentar dengan potongan lombok. Setelah ditelan, barulah terasa. Ada sedikit sentuhan terasi, justru membuat rasanya makin pas di lidah.

Warung Pak Ghofar yang buka empat hari dalam sepekan karena Minggu dan Senin libur itu memang menyediakan menu berbeda saban hari. Mulai lodeh, sup iga sapi, kare ayam kampung, bali daging, rawon, hingga urap-urap. Hampir semuanya pedas. Tiap hari 15 kg cabai habis untuk masak. Buka mulai pukul 10.00, dalam dua jam sering kali sudah ludes. ”Jam 12 pasti sudah beres-beres, paling ya jam satu sudah pulang,” ucap Mughofar, 60.

Baca juga:

Salah seorang pelanggan setia, Alex, menuturkan hampir tiap hari datang ke warung tersebut. Menurut dia, rasa dan bumbu yang meresap jadi kunci. pilihan menunya juga bermacam-macam. ”Kalau lagi pengin pedas banget ya makan lodeh. Kalau lagi pengin pedas biasa, cari sup,” ujar Alex yang mengaku jadi pelanggan 10 tahun terakhir.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

 

Editor : Ilham Safutra

Reporter : dya/c13/jun



Close Ads