
Panorama indah di Puncak Gunung Piramid, Bondowoso. (Dokumentasi Radar Jember)
JawaPos.com - Gunung Piramid yang terletak di Desa Kretek, Kecamatan Taman Krocok, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur, menjadi salah satu destinasi favorit para pencinta alam.
Meski menawarkan panorama perbukitan yang memukau dan ketinggian rendah sekitar 1.521 meter di atas permukaan laut (mdpl), jalur pendakian Gunung Piramid dikenal cukup menantang dan tidak cocok bagi pemula.
Tantangan terbesar berada di jalur punggungan sempit yang dikenal sebagai "Punggung Naga". Pada beberapa titik, jalur tersebut hanya memiliki lebar sekitar 30 hingga 60 sentimeter dengan jurang curam di sisi kanan dan kiri.
Baca Juga:Hidup Miskin di Awal! 6 Weton Ini Diramal Jadi Sultan Saat Usia Senja, Rezeki Mengalir Deras
Medan yang curam mengharuskan pendaki memiliki kondisi fisik prima, pengalaman, dan kewaspadaan tinggi. Setiap langkah harus diperhitungkan karena kesalahan kecil dapat memicu kecelakaan yang berakibat fatal.
Selain jalur sempit, pendakian juga didominasi tanjakan curam dengan kontur tanah gembur dan berbatu. Medan menjadi semakin licin setelah hujan, sehingga meningkatkan risiko pendaki terpeleset.
Cuaca di Gunung Piramid juga menjadi tantangan tersendiri. Kabut tebal sering muncul mendadak hingga membatasi jarak pandang, sementara angin kencang di jalur terbuka dapat mengganggu keseimbangan pendaki.
Dalam beberapa tahun terakhir, Gunung Piramid beberapa kali menjadi lokasi kecelakaan pendaki. Terbaru, satu pendaki asal Surabaya dan lokal guide asal Bondowoso yang ditemukan meninggal dunia di dasar jurang.
Dilaporkan Hilang, Dua Pendaki Ditemukan Meninggal Dunia di Dasar Jurang Gunung Piramid
Baca Juga: Terlahir Dari Mahkota Tak Kasat Mata! 6 Weton Sakti yang Ditakdirkan Hidup dalam Kemewahan
Dua pendaki yang sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan Gunung Piramid, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Selasa (4/8).
Korban adalah Maliya Finda, 51 tahun, warga Darmo, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya, dan Irfan Nasrul Laili, 35 tahun, warga Desa Traktakan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022