Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 5 Juni 2022 | 21.17 WIB

Segini Penghasilan Didapat jika Tarif Borobudur Naik jadi Rp 750 Ribu

SIMBOL KEBINEKAAN: Benderah Merah Putih dengan panjang 1.000 meter dan lebar 1,5 meter dibentangkan mengelilingi Candi Borobudur, Magelang, kemarin. (GUNTUR AGA TIRTANA/JAWA POS RADAR JOGJA) - Image

SIMBOL KEBINEKAAN: Benderah Merah Putih dengan panjang 1.000 meter dan lebar 1,5 meter dibentangkan mengelilingi Candi Borobudur, Magelang, kemarin. (GUNTUR AGA TIRTANA/JAWA POS RADAR JOGJA)

JawaPos.com - Tiket masuk Candi Borobudur direncanakan akan naik untuk wisatawan lokal dan juga mancanegara. Adapun, harga untuk wisatawan domestik adalah Rp 750.000 per orang dan USD 100 atau Rp 1,44 juta (kurs Rp 14.400) untuk wisatawan asing.

Harga tiket tersebut naik drastis. Untuk diketahui bahwa harga tiket masuk Candi Borobudur saat ini berkisar di antara Rp 25.000-Rp 50.000 per orang. Sementara kepada wisatawan mancanegara dikenakan tarif USD 15-USD 25 per orang atau Rp 216.000-Rp 360.000.

Apabila harga tersebut benar diterapkan, maka terdapat kenaikan drastis. Tarif untuk wisatawan lokal melonjak Rp 700.000-Rp 725.000 per orang dan wisatawan asing USD 75-USD 85 per orang. Harga tersebut pun menjadi bahan perbincangan publik.

Melihat data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Magelang, tercatat bahwa angka pengunjung domestik Candi Borobudur pada periode 2019 sebesar 3.747.757 orang. Lalu, untuk wisatawan mancanegara adalah 242.082 orang.

Berdasar data kunjungan periode 2019, maka asumsi penghasilan yang didapatkan oleh pengelola dengan harga lama sekitar Rp 93,7 miliar sampai Rp 187,3 miliar. Sementara itu, pendapatan dari turis asing sekitar USD 3,6 juta hingga USD 6 juta, atau berkisar Rp 50,4 miliar sampai Rp 84 miliar (kurs Desember 2019 14.000).

Di sisi lain, apabila wacana tarif baru diterapkan, maka asumsi pendapatan yang akan didapatkan mencapai Rp 2,81 triliun dan USD 24,2 juta atau sekitar Rp 348,6 miliar (kurs 14.400) untuk wisatawan asing.

Sebagai informasi, rencana ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan melalui akun Instagram resminya @luhut.pandjaitan. Salah satu alasannya adalah meningkatkan perekonomian di era pasca pandemi.

"Kami juga sepakat dan berencana untuk membatasi kuota turis yang ingin naik ke Candi Borobudur sebanyak 1.200 orang per hari, dengan biaya 100 dollar untuk wisman dan turis domestik sebesar Rp 750.000," jelas dia dikutip JawaPos.com, Minggu (5/6).

Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore