alexametrics
Warung Langganan Presiden (57)

Bagar Hiu, Harta Karun Kuliner Bengkulu sejak Era Soekarno

Resepnya Bertahan dan Teruji Bergenerasi
2 Mei 2022, 19:16:52 WIB

Dalam ingatan kolektif masyarakat Bengkulu, bagar hiu adalah hidangan favorit Presiden Pertama Indonesia Soekarno. Dan berdekade berlalu, bagar hiu masih lestari di kota pengasingan Bung Besar –julukan Soekarno‒ periode 1938‒1942 itu.

EKO PUTRA MEMBARA-BUDHI SULAKSONO, Bengkulu

JawaPos.com – Provinsi Bengkulu menjadi ’’sekolah’’ kedua Soekarno di luar Jawa. Pemerintah kolonial Belanda mengasingkan Soekarno ke Ende, Nusa Tenggara Timur, pada 1933. Kemudian lima tahun berselang ke Bengkulu.

Hingga kini, jejak presiden pertama Indonesia tersebut di Bengkulu masih bisa dilihat. Yakni, pada sebuah rumah di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Anggut Atas, Kecamatan Ratu Samban, Bengkulu.

Selain peninggalan berupa rumah, ada warisan tak benda dari Soekarno bagi masyarakat Bengkulu. Menurut praktisi sejarah Bengkulu Agus Setyanto, untuk bidang kuliner, menu bagar hiu bisa lestari hingga sekarang juga karena jasa Soekarno.

’’Memang belum ada catatan resmi soal Soekarno yang menyukai bagar hiu ini. Namun, dalam sejarah lisan masyarakat Bengkulu, perkenalan Soekarno dengan bagar hiu ini lewat Ibu Fatmawati (istri Soekarno, Red) atau mertuanya yang merupakan warga asli Bengkulu,’’ kata Agus. ’’Era Soekarno di Bengkulu belum ada restoran, rumah makan, atau kedai seperti saat ini. Jadi, perkenalan pada menu bagar hiu ini pasti terjadi di meja makan keluarga,’’ tambah Agus.

Karena identik dengan Soekarno, resep pembuatan bagar hiu bertahan hingga bergenerasi. Juru masak bagar hiu pasti mendapat resep dari ibunya. Ibu itu meneruskan ilmu mengolah daging hiu dari orang tuanya. Demikianlah cara resep tersebut lestari.

Nah, bagar hiu adalah olahan daging hiu yang berkuah rempah. Dan, tidak semua ikan hiu bisa dibuat jadi bagar hiu. Hanya hiu jenis punai dan tanduk yang bisa diolah menjadi bagar hiu khas Bengkulu.

Editor : Edy Pramana

Reporter : (*/c7/dra)

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads