Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 6 September 2026 | 00.13 WIB

Uber Turun Tangan Atasi Overtourism Kaki Gunung Fuji

Wali Kota Fujiyoshida Shigeru Horiuchi (kiri) dan General Manager Uber Japan Co. Shiro Yamanaka berpose dengan perjanjian kerja sama mereka di balai kota pada Sabtu, 4 September 2026. (Kyodo) - Image

Wali Kota Fujiyoshida Shigeru Horiuchi (kiri) dan General Manager Uber Japan Co. Shiro Yamanaka berpose dengan perjanjian kerja sama mereka di balai kota pada Sabtu, 4 September 2026. (Kyodo)

JawaPos.com - Uber Japan menggandeng Kota Fujiyoshida, Yamanashi, Jepang, untuk mengatasi masalah overtourism atau pariwisata berlebihan di kawasan kaki Gunung Fuji. Kerja sama ini ditujukan untuk menangani berbagai persoalan akibat lonjakan wisatawan, termasuk kemacetan, sampah, dan parkir ilegal.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan pada Jumat (4/9). Dilansir dari Kyodo, Sabtu (5/9), Uber Japan menyebut kesepakatan dengan Fujiyoshida merupakan kemitraan pertama perusahaan dengan pemerintah daerah di Jepang dalam upaya menangani persoalan overtourism.

Melalui kerja sama tersebut, Uber akan menyediakan titik penjemputan kendaraan yang lokasinya dijauhkan dari area yang mengalami kepadatan. Langkah ini diharapkan dapat membantu mengurangi kemacetan di sekitar destinasi wisata populer.

Uber juga akan memanfaatkan iklan pada aplikasi Uber Taxi untuk meningkatkan kesadaran wisatawan mengenai aturan dan kebiasaan setempat, termasuk etika selama melakukan perjalanan.

“Kami ingin menyeimbangkan pertumbuhan pariwisata dengan kehidupan dan kesejahteraan masyarakat setempat. Saya berharap kerja sama ini dapat menjadi contoh bagi destinasi wisata di seluruh negeri,” kata General Manager Uber Japan Shiro Yamanaka dalam acara penandatanganan.

Fujiyoshida merupakan salah satu kota di Yamanashi yang berada di kaki Gunung Fuji. Kota tersebut menghadapi persoalan yang semakin besar seiring meningkatnya jumlah wisatawan, terutama di sekitar sejumlah lokasi wisata populer.

Selain kemacetan lalu lintas, lonjakan wisatawan juga memicu masalah sampah dan parkir ilegal. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk menjaga aktivitas pariwisata tetap berjalan tanpa mengganggu kehidupan masyarakat setempat.

“Karena kami memiliki begitu banyak wisatawan asing, sangat melegakan mengetahui bahwa Uber akan membantu kami dengan memanfaatkan keahlian mereka dalam bisnis internasional,” kata Wali Kota Fujiyoshida Shigeru Horiuchi.

Kerja sama ini diharapkan menjadi salah satu pendekatan baru untuk mengelola pertumbuhan pariwisata di kawasan Gunung Fuji, sekaligus menjaga kenyamanan warga dan wisatawan.

Editor: Dhimas Ginanjar
Sumber: Kyodo News
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore