
Managing Director Palmeera Lounge, Tomi Isnawan, mengatakan transformasi tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat posisi sebagai destinasi transit premium. (Istimewa)
JawaPos.com - Pertumbuhan jumlah jamaah umrah asal Indonesia yang terus meningkat setiap tahun mendorong pelaku industri pendukung perjalanan menghadirkan inovasi layanan. Persaingan tidak lagi hanya mengandalkan harga maupun lokasi, tetapi bergeser pada pengalaman pelanggan yang menjadi faktor utama dalam menentukan pilihan.
Melihat perubahan tren tersebut, Palmeera Lounge melakukan transformasi menyeluruh terhadap konsep layanannya. Lounge yang berada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta itu kini mengusung standar hospitality layaknya hotel berbintang dengan mengedepankan layanan yang lebih personal, nyaman, dan eksklusif.
Managing Director Palmeera Lounge, Tomi Isnawan, mengatakan transformasi tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat posisi sebagai destinasi transit premium. Menurutnya, lounge tidak lagi sekadar menjadi tempat menunggu sebelum penerbangan, tetapi menjadi bagian dari pengalaman perjalanan pelanggan.
“Sebuah titik temu di mana kemewahan, privasi, dan keanggunan pelayanan personal Indonesia berpadu menjadi sebuah memori perjalanan yang tak terlupakan,” ungkapnya.
Renovasi yang dilakukan tidak hanya menyentuh aspek desain interior. Perubahan utama justru diarahkan pada peningkatan kualitas pengalaman tamu selama berada di lounge.
Palmeera Lounge kini menghadirkan area VIP dan VVIP dengan tingkat privasi yang lebih tinggi. Konsep tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan maskapai penerbangan, biro perjalanan, hingga pelanggan premium yang menginginkan ruang eksklusif sebelum keberangkatan.
Lounge Manager Palmeera, Guido Andriano, menjelaskan bahwa perubahan konsep tersebut lahir dari masukan para pelanggan. Banyak pengguna layanan menginginkan area yang lebih privat dibandingkan konsep sebelumnya yang cenderung terbuka.
"Di area VVIP, tamu tidak hanya memperoleh ruang terpisah, tetapi juga menikmati layanan berbeda, termasuk penyajian makanan secara à la carte," lanjutnya.
Salah satu inovasi yang menjadi pembeda adalah penerapan konsep personalized service melalui kehadiran butler. Layanan yang selama ini identik dengan hotel berbintang tersebut kini diadaptasi ke dalam layanan lounge bandara.
Melalui konsep ini, setiap tamu memperoleh pendampingan yang lebih personal sesuai kebutuhan masing-masing. Pendekatan tersebut dinilai sulit diterapkan di area reguler yang harus melayani ratusan penumpang dalam waktu bersamaan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022