
Kereta Cepat Whoosh. (Dok. KCIC)
JawaPos.com - Perjalanan dari Jakarta ke Bandung kini semakin mudah tanpa harus membawa kendaraan pribadi. Tersedia berbagai pilihan transportasi umum yang cepat, nyaman, hingga ramah di kantong, mulai dari kereta cepat, kereta reguler, shuttle, bus, hingga kombinasi KRL dan kereta lokal.
Bagi wisatawan maupun pelaku perjalanan bisnis, menggunakan transportasi umum juga menjadi solusi untuk menghindari kemacetan, biaya tol, hingga kesulitan mencari parkir. Bandung menjadi salah satu destinasi favorit warga Jabodetabek.
Namun, tingginya jumlah kendaraan yang masuk, terutama dari luar kota seperti Jakarta, kerap memicu kemacetan di berbagai ruas jalan. Karena itu, bepergian menggunakan transportasi umum menjadi pilihan yang semakin praktis. Berikut pilihannya.
Jika mengutamakan waktu tempuh, Kereta Cepat Whoosh menjadi pilihan terbaik. Perjalanan dari Stasiun Halim, Jakarta Timur, menuju Stasiun Tegalluar Summarecon hanya memakan waktu sekitar 45 menit.
Setelah tiba di Tegalluar, penumpang dapat memanfaatkan layanan shuttle gratis maupun transportasi lanjutan menuju pusat Kota Bandung.
Tiket dapat dipesan melalui aplikasi maupun situs resmi Whoosh sehingga proses keberangkatan menjadi lebih praktis, dengan waktu tempuh hanya 45 menit, cocok untuk perjalanan bisnis maupun liburan singkat.
Bagi yang ingin turun langsung di pusat Kota Bandung, KA Argo Parahyangan masih menjadi salah satu pilihan favorit.
Kereta ini berangkat dari Stasiun Gambir, Jakarta, dan berhenti di Stasiun Bandung dengan waktu perjalanan sekitar tiga jam.
Selain nyaman, kereta ini menawarkan jadwal keberangkatan yang cukup beragam sehingga memudahkan penumpang menyesuaikan waktu perjalanan.
Moda ini memberikan kelebihan langsung menuju pusat Kota Bandung. Cocok bagi penumpang yang membawa banyak barang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri
Prediksi Al Ittihad vs Al Ain di ACL Elite, Tuan Rumah Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022