
Pondok Indah Mall, pusat perbelanjaan ikonik di kawasan Jakarta Selatan yang sudah berdiri sejak 1991. (Dok Pondok Indah)
JawaPos.com - Siapa yang tidak tahu Pondok Indah Mall, pusat perbelanjaan ikonik di kawasan Jakarta Selatan yang sudah berdiri sejak 1991. Mall ini menjadi salah satu simbol gaya hidup masyarakat kelas menengah atas di ibu kota.
Secara keseluruhan, kompleks PIM 1, PIM 2, PIM 3, dan unit terbarunya kini memiliki total luas area ritel lebih dari 400.000 meter persegi, menjadikannya salah satu kawasan mall terbesar di Indonesia.
Kawasan Pondok Indah sendiri pertama kali dikembangkan oleh PT Metropolitan Kentjana Tbk yang membangun area residensial elite, lapangan golf, perkantoran, hingga pusat perbelanjaan terpadu.
Seiring waktu, kawasan ini terus berkembang mengikuti kebutuhan gaya hidup warga Jakarta. Dari sekadar pusat belanja, PIM berevolusi menjadi destinasi hangout, kuliner, hingga lifestyle hub yang lengkap.
Apalagi dengan hadirnya PIM 5 yang baru saja grand opening, makin banyak pilihan area untuk nongkrong, belanja, sampai ngabuburit saat Ramadan. Supaya gak kebingungan, yuk simak apa saja perbedaannya PIM 1–5.
PIM 1 adalah cikal bakal semuanya. Dibuka pada 1991, nuansanya cenderung klasik dengan layout mall generasi awal yang lebih compact. Tenant yang hadir banyak diisi brand fashion, department store, serta gerai kebutuhan keluarga. Suasananya terasa lebih tenang dan familiar, cocok untuk pengunjung yang ingin belanja santai tanpa terlalu ramai seperti area baru.
Keunggulan PIM 1 ada pada kesan nostalgia dan segmentasi tenant yang cukup beragam dari mid hingga upper market. Dibandingkan dengan unit lainnya, PIM 1 terasa lebih “old school” namun tetap relevan karena terus mengalami renovasi dan pembaruan interior agar tidak tertinggal zaman.
PIM 2 hadir beberapa tahun setelah PIM 1 dan membawa nuansa yang lebih modern serta lebih luas. Di sinilah banyak brand internasional dan luxury brand membuka gerainya. Layout-nya lebih lega dengan koridor panjang dan pencahayaan yang terang.
PIM 2 juga terhubung langsung dengan PIM 1 melalui skybridge, memudahkan pengunjung untuk berpindah area tanpa harus keluar gedung. Karakter PIM 2 lebih premium dan stylish dibanding pendahulunya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022