Wisata di Gresik yang bisa dikunjungi saat libur tahun baru, Edu Wisata Lontar Sewu. (Google/Edu Wisata Lontar Sewu)
JawaPos.com - Lebaran selalu identik dengan satu tradisi besar yang tak tergantikan: mudik. Momen pulang kampung menjadi ajang melepas rindu, mempererat silaturahmi, sekaligus mengisi ulang energi setelah setahun beraktivitas.
Namun dalam beberapa tahun terakhir, cara masyarakat menikmati mudik mulai bergeser. Tak sedikit pemudik yang kini memilih menggabungkan mudik dengan liburan Lebaran bahkan ada yang sudah dipersiapkan sejak jauh-jauh hari.
Setelah bersua keluarga, waktu libur yang panjang dimanfaatkan untuk menikmati kampung halaman lebih lama atau sekadar jalan-jalan santai ke kota terdekat. Pola ini sejalan dengan tren slow travel, di mana perjalanan tak lagi dikejar target, melainkan fokus pada pengalaman, kebersamaan, dan kenyamanan.
Mulai dari wisata kuliner khas daerah, menjelajah tempat wisata sekitar kota, hingga berburu hidden gem yang jarang disinggahi, mudik kini bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan bagian dari liburan yang lebih bermakna.
Agar mudik sekaligus liburan Lebaran bisa berjalan lancar dan maksimal, berikut 7 tips perjalanan yang bisa dijadikan panduan sejak jauh hari.
Pulang Cepat atau Tinggal Lebih Lama
Langkah pertama yang sering luput adalah menentukan konsep perjalanan. Apakah mudik hanya untuk bersilaturahmi lalu kembali cepat, atau ingin tinggal lebih lama menikmati suasana kampung halaman?
Dengan konsep yang jelas, perencanaan transportasi, akomodasi, hingga agenda liburan akan jauh lebih terarah. Konsep ini juga membantu menyesuaikan anggaran serta menghindari jadwal perjalanan yang terlalu padat dan melelahkan.
Periode mudik Lebaran selalu identik dengan lonjakan penumpang. Karena itu, memesan transportasi sejak awal menjadi kunci utama perjalanan yang nyaman.
Semakin dini memesan, semakin banyak pilihan moda dan jadwal yang tersedia. Selain pesawat, pemudik juga bisa mempertimbangkan kereta api, bus antarkota, hingga sleeper bus untuk perjalanan darat yang lebih ekonomis.
Dalam periode Traveloka Ramadan Sale 2026, tersedia berbagai promo transportasi, mulai dari diskon tiket kereta api hingga 90 persen, promo bus dan travel dengan harga khusus Rp 50.000, serta kemudahan pemesanan PO bus seperti Kramat Djati Jakarta dan Sinar Jaya hingga H-60 sebelum Lebaran.
Perencanaan awal memberi ruang untuk perjalanan yang lebih tenang di tengah padatnya arus mudik.
Jika memungkinkan, hindari jadwal keberangkatan favorit seperti H-3 atau H-2 Lebaran. Berangkat lebih awal atau justru setelah Hari Raya bisa menjadi strategi untuk menghindari kepadatan ekstrem.
Selain perjalanan lebih lancar, pemudik juga berpeluang mendapatkan harga tiket yang lebih bersahabat serta pengalaman perjalanan yang lebih nyaman, terutama bagi keluarga dengan anak kecil atau lansia.
Mudik bersama keluarga besar sering kali membuat rumah di kampung halaman menjadi sangat padat. Menginap di hotel atau penginapan bisa menjadi solusi praktis tanpa mengurangi esensi kebersamaan.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026: Momentum Garuda Kunci Tiket Semifinal!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Eks Wakil Kepala PPATK: Ada Pola 'Placement' untuk Hilangkan Jejak di Kasus Korupsi dan TPPU Febrie
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
