
PT Kereta Api Indonesia (Persero) meluncurkan Kereta Ekonomi New Generation, Selasa (26/9).
JawaPos.com - Di tengah menjamurnya travel, bus eksekutif, hingga kendaraan pribadi, kereta api kelas ekonomi rute Jakarta–Cirebon ternyata masih punya tempat tersendiri di hati penumpang. Setiap malam, Stasiun Pasar Senen, Jatinegara atau Bekasi selalu ramai oleh penumpang yang bersiap pulang ke Cirebon dan kota-kota sekitarnya.
Fenomena ini memunculkan satu pertanyaan menarik: di era pilihan transportasi makin beragam, kenapa kereta ekonomi Jakarta–Cirebon tetap diminati?
Jawabannya bukan sekadar soal murah.
Ada kombinasi faktor kenyamanan, efisiensi, hingga kebiasaan yang membuat moda transportasi ini terus relevan. Berikut lima alasan utama mengapa kereta ekonomi Jakarta–Cirebon masih menjadi pilihan banyak orang.
1. Harga Tiket Relatif Terjangkau dan Stabil
Alasan paling klasik, tapi masih sangat relevan: harga. Tiket kereta ekonomi rute Jakarta–Cirebon umumnya berada di kisaran Rp 170 ribu hingga Rp 260 ribu. Bandingkan dengan moda lain yang tarifnya bisa melonjak tajam saat akhir pekan atau musim liburan.
Kereta api menawarkan tarif yang cenderung stabil dan transparan. Penumpang bisa memesan jauh-jauh hari tanpa khawatir lonjakan harga mendadak. Bagi perantau, mahasiswa, hingga pekerja harian lintas kota, kepastian harga ini jadi nilai tambah besar.
2. Jadwal Malam Fleksibel, Cocok untuk Pekerja
Sebagian besar kereta ekonomi Jakarta–Cirebon berangkat pada malam hari, mulai dari selepas Magrib hingga mendekati tengah malam. Pola ini sangat bersahabat bagi pekerja kantoran yang baru bisa berangkat setelah jam kerja selesai.
Alih-alih cuti atau terburu-buru mengejar jadwal siang, penumpang bisa langsung menuju stasiun setelah pulang kerja. Pagi harinya, mereka sudah tiba di Cirebon dan bisa langsung beraktivitas. Efisiensi waktu inilah yang membuat kereta malam tetap digemari.
3. Waktu Tempuh Lebih Pasti Dibanding Jalur Darat
Jalur Pantura dikenal padat, terutama saat akhir pekan dan musim libur. Bus dan kendaraan pribadi sering terjebak macet panjang tanpa kepastian waktu tiba. Di sinilah kereta api unggul.
Dengan jalur rel sendiri, waktu tempuh kereta Jakarta–Cirebon relatif konsisten. Penumpang bisa memperkirakan waktu tiba dengan lebih akurat, tanpa stres menghadapi kemacetan atau kelelahan di jalan.
4. Kenyamanan Kereta Ekonomi Makin Meningkat
Citra kereta ekonomi yang sempit dan panas perlahan mulai berubah. Kini, sebagian besar kereta ekonomi sudah menggunakan rangkaian yang lebih modern, dilengkapi AC, tempat duduk bernomor, serta kebersihan yang lebih terjaga.
Meski tidak semewah kelas eksekutif, kenyamanan yang ditawarkan sudah cukup untuk perjalanan malam. Ditambah suasana yang relatif tenang, banyak penumpang bisa beristirahat atau tidur selama perjalanan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022