Area Candi Cetho di Kabupaten Karanganyar./( indonesiakaya.com)
JawaPos.com - Selama ini, Yogyakarta kerap menjadi sorotan wisatawan sebagai daerah dengan banyak candi, seperti Prambanan hingga Ratu Boko.
Namun, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, ternyata juga menyimpan pesona serupa dengan keberadaan beberapa candi di lereng Gunung Lawu.
Candi-candi itu adalah Candi Cetho, Candi Kethek, dan Candi Sukuh. Ketiganya tidak hanya menarik dari sisi sejarah dan arsitektur, tetapi juga menawarkan panorama alam yang memanjakan mata.
Baca Juga: Insomnia? Coba Pijat 5 Bagian Tubuh Ini Sebelum Tidur, Dijamin Wanita Lebih Rileks dan Nyaman
Candi Cetho berada di ketinggian sekitar 1.496 meter di atas permukaan laut. Bentuknya yang bertingkat kerap disamakan dengan pura di Bali, sehingga memberi pengalaman unik bagi pengunjung.
Dilansir dari laman indonesiakaya.com (4/9), berdasarkan prasasti yang ditemukan, candi bercorak Hindu ini dulunya digunakan untuk peruwatan atau tempat membebaskan diri dari kutukan pada tahun 1397 Saka.
Selain keunikan bentuk dan sejarahnya, dari kawasan candi ini pengunjung dapat menikmati pemandangan Kabupaten Karanganyar dan hamparan perkebunan teh di sekitarnya.
Baca Juga: Cari Tahu Passion Kamu! Pengertian, Jenis, dan Dampaknya Agar Hidup Lebih Bahagia dan Produktif
Candi Kethek yang letaknya tak jauh dari Candi Cetho, dikenal dengan struktur piramida bertingkatnya.
Menurut situs indonesiakaya.com, nama “kethek” diambil dari bahasa Jawa yang berarti kera, merujuk pada kawanan kera yang dahulu banyak ditemui di sekitar candi.
Candi Kethek memiliki fungsi yang diperkirakan sama dengan Candi Cetho, yaitu tempat peruwatan. Hanya saja, candi ini tak sebesar Candi Cetho. Candi Kethek berukuran sekitar 20 X 30 meter, itu pun sebagai badan candi masih tertutup dengan tanah.
Selain bisa melihat pesona Candi Kethek, pengunjung juga bakal dimanjakan dengan suasana yang rindang dan sejuk khas area pegunungan.
Tak kalah unik, Candi Sukuh menawarkan daya tarik berbeda dibandingkan relief candi pada umumnya. Hal itu dapat dilihat dari ditemukannya relief yang berbentuk alat kelamin pria dan wanita.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
