
Ilustrasi wisatawan di objek wisata Tanah Lot saat liburan Hari Raya Idul Fitri, Selasa (3/5). Nyoman Hendra Wibowo/Antara
JawaPos.com - Kunjungan pariwisata di Tabanan pada dua obyek wisata yakni DTW Tanah Lot dan DTW Ulun Danau Beratan mencatat rekor tertinggi jumlah kunjungan wisata pasca pandemi Covid 19 setahun terakhir.
Di penghujung tahun 2023 kemarin,kunjungan wisata pada dua obyek wisata yang masih menjadi tempat favorit wisatawan domestik dan mancanegara tembus mencapai ribuan.
DTW Tanah Lot angka jumlah kunjungan wisatawan mencapai Rp 11 ribu orang sehari saat Liburan Natal dan Tahun Baru. Sementara DTW Ulun Danu Beratan tembus di angka 6 ribu orang sehari.
"Ini jumlah rekor kunjungan tertinggi sepanjang tahun 2023, pasca pandemi Covid 19. Dan itu pada 26 Desember 2023, mencapai 11 wisatawan yang datang dalam sehari kunjungan. Angka paling tinggi diantara hari-hari biasanya," ujar Asisten Manager DTW Tanah Lot, I Putu Toni Wirawan kepada Radar Bali (JawaPos Group) dilansir pada Rabu (3/1).
Toni menyebutkan jumlah kunjungan 11 ribu orang yang mencatat rekor tertinggi di tahun 2023 sangat jauh dari hari-hari biasanya. Di hari biasanya DTW Tanah Lot rata-rata kunjungan 6-7 orang setiap harinya.
Jumlah kunjungan yang tembus belasan ribu di DTW Tanah, tak lain karena liburan Natal dan Tahun Baru berbarengan dengan liburan anak sekolah.
Sehingga dominan wisatawan yang datang berlibur ke DTW Tanah Lot masih domestik, khususnya dari kalangan pelajar yang datang dari daerah Jawa.
"Kalau mancanegara agak turun sekarang ini, domestik masih mendominasi liburan Natal dan Tahun Baru," tambahnya.
Catatan rekor tertinggi jumlah kunjungan wisatawan juga turut dirasakan oleh DTW Ulun Danu Beratan, Bedugul, Baturiti pada Liburan Natal dan Tahun Baru 2023 kemarin.
Humas DTW Ulun Danu Beratan, I Made Surata mengatakan yang biasanya DTW Ulun Danu Beratan hanya menerima kunjungan dengan rata-rata per hari 2-3 ribu orang.
Namun saat liburan kemarin di 31 Desember dan 1 Januari tembus di angka 5-6 orang kunjungan wisatawan dalam sehari.
"Ini menjadi catatan rekor tertinggi kami jumlah kunjungan pasca pandemi Covid 19," tegasnya.
Baca Juga: Libur Tahun Baru di Desa Wisata Krebet, Membuat Batik Kayu dan Menikmati Kuliner Tradisional
Tinggi jumlah kunjungan selain karena bertepatan dengan liburan anak sekolah. Juga karena faktor adanya festival di Ulun Danu Beratan sehingga banyak wisatawan domestik yang berdatangan untuk berwisata.
"Saat ini untuk wisatawan yang berkunjung ke DTW Ulun Danu Beratan masih dibanjiri oleh wisatawan domestik. Khususnya rombongan anak sekolah," tutupnya

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
