
Proses meditasi Bali Art of Harmony di Bali / sumber: Antara
JawaPos.com – Tren perjalanan wisatawan ke lokasi yang berbeda dari tempat tinggal menjadi perhatian baru terhadap kekayaan budaya Nusantara.
Hal ini dapat memacu perkembangan destinasi wisata berbasis budaya, terutama dalam bentuk wellness tourism atau pariwisata kesejahteraan.
Dikutip dari Antara pada Kamis (14/12), Wahyu Wijayanto, Direktur Industri, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Kementerian PPN/Bappenas, mengungkapkan bahwa wellness tourism semakin berkembang.
“Terutama, wellness tourism semakin berkembang, orang datang untuk tujuan spiritual dan kesehatan serta memperhatikan kesejahteraan dan keseimbangan hidup,” ujarnya.
Ia menyatakan bahwa kekayaan budaya di Nusantara menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk mengunjungi tempat yang sangat berbeda dengan budaya tempat tinggal mereka.
Indonesia dapat mengembangkan destinasi berbasis budaya dan memanfaatkan teknologi smart tourism yang semakin berkembang.
Wahyu menyoroti sejumlah tantangan yang harus diatasi oleh sektor pariwisata Indonesia pasca pandemi.
Termasuk meningkatkan standar keamanan dan kebersihan, efektivitas pemasaran melalui media sosial, adopsi teknologi, dan dorongan terhadap pariwisata berkelanjutan.
“Masih banyak hal yang harus ditingkatkan terkait destinasi atraksi, serta infrastruktur, kualitas lingkungan hidup, kebersihan, keamanan, dan keselamatan,” tambahnya.
Rencana pengembangan destinasi pariwisata telah diintegrasikan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.
Rencana tersebut difokuskan pada penerapan prinsip kualitas wisata, eco-tourism, dan menarik wisatawan kelas atas.
Wahyu juga menyebutkan bahwa target kunjungan wisatawan mancanegara sudah tercapai hingga kuartal ketiga 2023.
Sehingga, pemerintah terus mendorong peningkatan belanja wisatawan dan mempromosikan pariwisata yang berkelanjutan.
Harapannya adalah semakin banyak wisatawan yang mengunjungi destinasi super prioritas seperti Danau Toba, Borobudur, Mandalika, dan Likupang.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
