
Peluncuran wahana digital baru di Jakarta, Kamis (5/2). (RianAlfianto/JawaPos.com).
JawaPos.com - Jakarta kini punya destinasi hiburan baru yang mengajak pengunjung melampaui batas dunia nyata. Portal, wahana imersif berbasis teknologi digital sinematik, resmi dibuka di K Mall Menara Jakarta, Kemayoran, menghadirkan pengalaman berjalan dan berinteraksi langsung di dalam dunia virtual berskala besar, sebuah konsep yang diklaim sebagai yang pertama di Indonesia.
“Portal bukan sekadar tempat hiburan. Ini adalah platform untuk koneksi, kreativitas, dan pertukaran budaya lintas negara,” ujar Jacky, Managing Director DF Experiences ditemui JawaPos.com di Jakarta, Kamis (5/2).
Menurutnya, kehadiran Portal di Jakarta diharapkan dapat memperkuat ekosistem industri imersif yang tengah berkembang di kawasan Asia Tenggara.
Berbeda dari pengalaman VR konvensional yang umumnya bersifat statis, PORTAL memungkinkan pengunjung bergerak bebas secara fisik di dalam ruang digital. Dengan visual 360 derajat, tata letak spasial berskala besar, serta lanskap suara dinamis, batas antara dunia nyata dan virtual dibuat semakin kabur.
Pengunjung tidak hanya 'menonton' dunia digital, tetapi berjalan, menjelajah, dan berinteraksi langsung dengan lingkungan virtual di sekeliling mereka. Konsep ini menghadirkan sensasi imersi penuh yang memadukan gerakan tubuh, visual sinematik, dan alur cerita yang hidup.
Sebagai pembuka, Portal menghadirkan tema perdana bertajuk 'The Element Code', Cerita ini berlatar tahun semesta di masa depan, di tahun 2050 dan mengajak pengunjung mengikuti petualangan bersama Chen Guo dan rekannya Xiao Tian untuk menemukan istana bawah tanah yang hilang serta memperbaiki Huo Tian, perangkat waktu-ruang yang rusak dan berpotensi mengubah sejarah.
Tak hanya menawarkan pengalaman digital, Portal juga dikembangkan sebagai destinasi gaya hidup dan budaya. Area Snack Bar dan cenderamata menampilkan produk-produk terkurasi dari seniman dan kreator lokal Indonesia, hasil kolaborasi dengan Netasia Singapura.
Beberapa karya yang ditampilkan antara lain kerajinan tanah liat karya Naruna dari Salatiga, sulam tangan Sinta Craft dari Semarang, tumbler Wastraloka dari Yogyakarta, rajutan Nawilis dari Batam, hingga minuman kesehatan tradisional Herbaldoc dari Kudus.
Menariknya, pada 13–14 Februari 2026, Portal juga akan menggelar aktivitas membuat kerajinan tanah liat bersama Naruna, memberi kesempatan pengunjung terlibat langsung dalam proses kreatif.
“Kami melihat Portal sebagai titik temu antara teknologi imersif, gaya hidup, dan budaya. Kurasi merchandise ini kami rancang untuk memberi pengalaman yang lebih bermakna bagi pengunjung,” ujar Sripeni Puspasari, Direktur Netasia dalam kesempatan yang sama.
Dengan pendekatan yang memadukan hiburan digital, narasi sinematik, dan dukungan terhadap kreator lokal, Portal berambisi menjadi lebih dari sekadar wahana VR, melainkan ruang eksplorasi imajinasi dan budaya di tengah Jakarta.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
