Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 4 Februari 2026 | 21.19 WIB

4 Alternatif Bus Cepat Probolinggo–Situbondo, Cocok untuk Perjalanan Murah dan Efisien

Bus Sinar Jaya, salah satu PO Bus dengan rating kenyamanan tinggi, melayani perjalanan dari Jakarta menuju Lampung. (Redbus) - Image

Bus Sinar Jaya, salah satu PO Bus dengan rating kenyamanan tinggi, melayani perjalanan dari Jakarta menuju Lampung. (Redbus)

JawaPos.com - Untuk jarak yang relatif dekat, perjalanan Probolinggo–Situbondo sebenarnya tidak membutuhkan transportasi mewah atau bus kelas tinggi. Dengan jarak tempuh sekitar 100 kilometer dan waktu perjalanan rata-rata dua hingga dua setengah jam, banyak penumpang justru mencari moda yang cepat, murah, dan tidak ribet.

Di jalur Pantura Timur Jawa Timur, pilihan bus dengan konsep 'langsung jalan' masih tersedia, terutama dari bus AKDP dan armada reguler yang terbiasa melayani penumpang jarak pendek. Meski fasilitasnya sederhana, keunggulan utama bus-bus ini ada pada kecepatan tempuh dan frekuensi keberangkatan.

Berikut ini empat alternatif bus cepat Probolinggo–Situbondo yang kerap dipilih masyarakat karena dinilai paling efisien untuk perjalanan singkat.

1. AKAS ASRI – Cepat karena Frekuensi Tinggi

Bagi penumpang lokal, AKAS ASRI hampir selalu menjadi pilihan pertama. Bukan tanpa alasan, bus ini memiliki frekuensi keberangkatan yang sangat rapat, sehingga waktu tunggu relatif singkat.

Sebagai bus AKDP kelas Bisnis seat 2-2, AKAS ASRI dikenal tidak banyak berhenti lama di satu titik. Selama kondisi lalu lintas normal, bus ini mampu menempuh perjalanan Probolinggo–Situbondo dalam waktu yang cukup konsisten.

Tarifnya pun relatif terjangkau, membuat AKAS ASRI cocok untuk pelajar, pekerja, hingga penumpang harian yang mengejar efisiensi biaya.

2. AKAS IV – Jalur Langsung, Minim Putar Arah

Alternatif berikutnya adalah AKAS IV, yang masih satu koridor dengan AKAS ASRI. Bus ini sama-sama beroperasi sebagai AKDP dan dikenal cukup disiplin mengikuti jalur utama Pantura.

Keunggulan AKAS IV terletak pada pola perjalanan yang langsung tanpa banyak memutar masuk terminal kecil. Hal ini membuat waktu tempuh relatif lebih cepat dibanding bus yang sering 'ngetem'.

Dengan kelas Bisnis seat 2-2, bus ini tetap nyaman untuk perjalanan singkat, sekaligus efisien dari sisi waktu dan ongkos.

3. Bus AKDP Kecil (Ketengan) – Paling Gesit di Jalur Pantura

Selain bus besar, bus AKDP berukuran kecil atau ketengan justru sering dianggap paling cepat di rute Probolinggo–Situbondo. Armada jenis ini lebih lincah, mudah menyelip di lalu lintas padat, dan jarang berhenti lama.

Bus ketengan biasanya beroperasi sepanjang hari, terutama di jam sibuk pagi dan sore. Tarifnya cenderung murah, meski fasilitasnya sangat sederhana.

Pilihan ini cocok untuk penumpang yang mengutamakan kecepatan dan tidak membawa banyak barang, serta siap dengan kondisi perjalanan yang lebih padat.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore