Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 7 September 2025 | 04.01 WIB

Menjelajahi Pesona Da Lat: Kota Bunga, Air Terjun, dan Warisan Kolonial di Pegunungan Vietnam

Da lat Flower Gardens, salah satu destinasi yang wajib dikunjungi para pecinta bunga (Dok. Vin Wonders) - Image

Da lat Flower Gardens, salah satu destinasi yang wajib dikunjungi para pecinta bunga (Dok. Vin Wonders)

JawaPos.com - Terletak di Central Highlands, Da Lat dikenal sebagai kota yang sejuk di Vietnam. Kota resor pegunungan ini memikat wisatawan dengan pesona pedesaan, nuansa romantis, serta udara segar yang berbeda dengan kawasan lain. 

Dilansir dari Vietnam Tourism, pengunjung disarankan membawa jaket hangat jika datang antara November hingga Januari, serta payung pada musim hujan yang berlangsung April hingga November. Sementara itu, bulan Mei dianggap sebagai waktu terbaik bagi mereka yang ingin menikmati suasana lebih hangat.

Bandara Da Lat berjarak sekitar 30 km di selatan kota, dengan penerbangan menuju berbagai kota besar Vietnam. Selain itu, bus malam juga tersedia dari Ho Chi Minh City, sedangkan perjalanan dari Mui Ne atau Nha Trang bisa ditempuh hanya beberapa jam dengan mobil atau van. 

Da lat menawarkan berbagai destinasi memesona mulai dari, taman bunga, air terjun, dan arsitektur unik. Berikut beberapa pilihan destinasi yang dapat dikunjungi wisatawan ketika pergi ke Da Lat. 

Elephant Falls

Air Terjun Gajah atau Elephant Falls menjadi salah satu destinasi yang tak boleh dilewatkan di Lam Dong Province. Dilansir Hotels.id, air terjun ini mendapat nama karena adanya formasi batu besar yang menyerupai kepala gajah. 

Berlokasi dekat Nam Ban Village, tempat ini cenderung sepi karena letaknya yang agak terpencil. Wisatawan dapat menempuh perjalanan sekitar 45 menit dari pusat kota menggunakan bus lokal, lalu turun di That Voi. Dari sana, hanya perlu berjalan lima menit menuju gerbang utama.

Menurut Vinpearl, air terjun setinggi lebih dari 30 m dengan lebar sekitar 40 m ini menghadirkan pemandangan megah sekaligus alami. Untuk mencapai titik terbaik, pengunjung harus menuruni 145 anak tangga batu alami dan melintasi jembatan kayu besar di atas jurang. 

Di balik air terjun, terdapat Doi Cave atau Bat Cave, gua sedalam 50 m yang dihiasi akar-akar pohon serta bebatuan berkilau. Atmosfernya yang tenang sekaligus mistis menjadikan kunjungan semakin berkesan.

Seorang wisatawan bernama Bryan menuliskan ulasannya di laman Tripadvisor, "Air terjun yang indah. Kami ikut tur sepeda, Luar Biasa. Da Lat adalah destinasi yang wajib dikunjungi" tulisnya.

Valley of Love

Sekitar 5 km di utara pusat kota, terdapat Lembah Cinta atau Valley of Love yang terkenal dengan bukit hijau, taman bunga, hingga area piknik. Dilansir Lily’s Travel Agency, tempat ini awalnya dikenal dengan nama Vallée d’Amour pada era kolonial Prancis berkat lanskap romantisnya. 

Pada masa pemerintahan Kaisar Bao Dai, lembah ini sempat berganti nama menjadi Peace Valley, namun pada 1953 kembali disebut Thung Lung Tinh Yeu atau Valley of Love untuk menegaskan kesan romantis.

Kini, kawasan ini ramai dikunjungi anak muda untuk jogging, bersepeda, maupun mengayuh perahu di Danau Da Thien. Meski indah, wisatawan disarankan menghindari hari libur panjang atau musim puncak untuk menikmati suasana lebih tenang.

Crazy House

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore