
SAJIAN ALAM: Air Terjun Watu Lumpang di kawasan Tahura Raden Soerjo memiliki daya tarik berupa aliran air terjun yang berjajar.
Kawasan hutan yang berada di wilayah gugusan tiga gunung ini, yakni Gunung Arjuno, Welirang, dan Anjasmoro, menyimpan potensi wisata yang begitu luar biasa. Tak heran jika destinasi ini tengah dikembangkan secara serius.
DARI sisi wilayah administratif, kawasan Tahura Raden Soerjo terbentang di lima wilayah. Meliputi Mojokerto, Malang, Jombang, Pasuruan, dan Kota Batu.
Kawasan berupa hutan lindung dan cagar alam Arjuno-Lalijiwo yang luasnya lebih dari 27 hektare lebih ini dikelola oleh Pemprov Jatim. Melalui unit pelaksana teknis (UPT) di bawah dinas kehutanan.
Awalnya, tahura ini ditetapkan sebagai kawasan lindung yang dilestarikan. Namun, dalam perjalanannya, UPT Tahura Raden Soerjo mulai mengembangkan pemanfaatan kawasan ini. Salah satunya diejawantahkan melalui penggalian potensi wisata alam.
TINGGI: Bukit Watu Jengger juga menjadi salah satu objek andalan di Tahura Raden Soerjo. Peminatnya adalah wisatawan yang bertualang.
”Salah satu dari fungsi konservasi adalah pemanfaatan lingkungan. Wisata alam kami munculkan setelah melihat ada potensi,” kata Kepala UPT Tahura Raden Soerjo Ahmad Wahyudi dihubungi Jawa Pos Radar Mojokerto, Jumat (26/4).
Kini, sejumlah objek wisata bermunculan di sana. Di Mojokerto, beragam destinasi wisata tahura itu kini menjadi jujukan pelancong. Destinasi wisata yang pesonanya telah diakui antara lain Air Terjun Watu Ondo.
Objek yang berada di Desa/Kecamatan Pacet tersebut memiliki daya tarik luar biasa. Yakni pemandangan air terjun yang saling berhadapan dengan tinggi sekitar 15 meter dan 69 meter, dipadu dengan ”payung alam” berupa rimbun hutan. Objek wisata ini mudah diakses karena berada di jalur alternatif Mojokerto–Batu.
Masih di jalur yang sama, ada satu lagi destinasi yang popularitasnya mulai merangkak. Yakni wisata Air Terjun Watu Lumpang. Sama, destinasi ini memiliki panorama yang tak kalah menawan.
Tak hanya bertema air terjun, objek wisata yang juga bisa didatangi di kawasan Tahura Raden Soerjo adalah wisata gunung dan bukit. Di antaranya adalah Gunung Pundak dan Gunung Cendoro di Kecamatan Pacet.
GANDA: Air Watu Ondo di jadi maskot Tahura Raden Soejo berkat sajian dua hari terjun yang berada di tengah-tengah rimbunnya hutan alami.
Selain itu, traveler juga bisa menjajal sensasi mendaki Puncak Watu Jengger di Kecamatan Jatirejo, sebuah bukit yang mirip punggung kuda dikelilingi gugusan pegunungan.
Jika ingin mencari suasana lain di luar ”100 persen sajian alam”, wisatawan Tahura Raden Soerjo juga bisa datang ke objek wisata yang sudah dilengkapi wahana lain. Contohnya objek wisata Petung Sewu di Kecamatan Pacet. Di sana sudah dilengkapi sejumlah spot foto hingga camping ground dengan latar belakang panorama Gunung Welirang dan air terjun. ”Secara bertahap, penambahan fasilitas maupun wahana juga dilakukan di sejumlah objek wisata lain,” ungkapnya. (adi/fen/c17/ris)

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
