Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 19 November 2016 | 05.22 WIB

Sambal Congor, Level Mertua Lebih Pedas dari Omelan

Sambal Congor Khas Betawi - Image

Sambal Congor Khas Betawi

JawaPos.com - Permasalahan rumah tangga seringkali dipicu oleh perselisihan antara mertua dan menantu. Ada anekdot yang mengatakan omelan mertua lebih pedas dari sambal.



Berdasarkan survei tersebut, pasangan suami istri di Depok berkreasi membuat sambal terpedas seperti curahan hati para menantu. Bukan asal bikin, mereka membuatnya berdasarkan hasil survei. Pasangan suami istri ini merupakan lulusan psikologi Universitas Pancasila (UP).



"Saya dan istri lulusan UP. Dimana kita menciptakan brand dengan ilmu psikologi. Kami observasi, bahwa banyak menantu bilang omelan mertua itu lebih pedas dari sambal," kata Pemilik Brand Sambal Congor, Joko Purnomo tertawa dalam ajang Depok Expo 2016 di Depok Town Square (Detos), Jumat (18/11).



Keduanya merupakan orang Betawi sehingga melatarbelakangi penamaan sambal tersebut yakni Sambal Congor. Congor artinya perkataan atau mulut. Sambal Congor terdiri dari 16 varian rasa dan diolah dari bahan baku belimbing. Tak hanya belimbing dewa atau dewi, tetapi juga belimbing wuluh.



"Kami bikin ada tiga level yaitu Mertua, Enyak, dan Babe. Paling pedas yaitu Sambal Congor level mertua sesuai survei," ungkapnya tertawa.



Selama ini, kata dia, belimbing wuluh sering tidak terpakai setelah jatuh dari pohon. Sehingga Joko memanfaatkannya sebagai bahan baku sambal. Rasa Sambal Congor diantaranya buto ijo yang terdiri dari teri, terasi, dan bawang. Bahan baku belimbing diperoleh dari petani di Depok.



"Kami ini berjalan keliling Indonesia mau mencari banyak varian rasa. Sekarang baru 16 niatnya ingin ciptakan sampai 99 rasa," katanya.



Pedasnya sambal ini menggunakan bahan baku cabai rawit Jawa. Semula pasangan suami istri mengolah sendiri sambal ini dengan cara diulek, sampai sekarang akhirnya dibanti oleh anak buah. Setahun berjalan, Sambal Congor bahkan sudah diperkenalkan sampai negara lain seperti Paris, Singapura, Malaysia, dan Hongkong. Banyak pula pasukan TNI di Suriah membawa sambal ini untuk persediaan.



"Kami terus mengembangkan sambal ini. Di Paris, sambal kami digunakan sebagai pengganti wine untuk penghangat badan," tutur Joko. (cr1/JPG)

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore