
Sambal Congor Khas Betawi
JawaPos.com - Permasalahan rumah tangga seringkali dipicu oleh perselisihan antara mertua dan menantu. Ada anekdot yang mengatakan omelan mertua lebih pedas dari sambal.
Berdasarkan survei tersebut, pasangan suami istri di Depok berkreasi membuat sambal terpedas seperti curahan hati para menantu. Bukan asal bikin, mereka membuatnya berdasarkan hasil survei. Pasangan suami istri ini merupakan lulusan psikologi Universitas Pancasila (UP).
"Saya dan istri lulusan UP. Dimana kita menciptakan brand dengan ilmu psikologi. Kami observasi, bahwa banyak menantu bilang omelan mertua itu lebih pedas dari sambal," kata Pemilik Brand Sambal Congor, Joko Purnomo tertawa dalam ajang Depok Expo 2016 di Depok Town Square (Detos), Jumat (18/11).
Keduanya merupakan orang Betawi sehingga melatarbelakangi penamaan sambal tersebut yakni Sambal Congor. Congor artinya perkataan atau mulut. Sambal Congor terdiri dari 16 varian rasa dan diolah dari bahan baku belimbing. Tak hanya belimbing dewa atau dewi, tetapi juga belimbing wuluh.
"Kami bikin ada tiga level yaitu Mertua, Enyak, dan Babe. Paling pedas yaitu Sambal Congor level mertua sesuai survei," ungkapnya tertawa.
Selama ini, kata dia, belimbing wuluh sering tidak terpakai setelah jatuh dari pohon. Sehingga Joko memanfaatkannya sebagai bahan baku sambal. Rasa Sambal Congor diantaranya buto ijo yang terdiri dari teri, terasi, dan bawang. Bahan baku belimbing diperoleh dari petani di Depok.
"Kami ini berjalan keliling Indonesia mau mencari banyak varian rasa. Sekarang baru 16 niatnya ingin ciptakan sampai 99 rasa," katanya.
Pedasnya sambal ini menggunakan bahan baku cabai rawit Jawa. Semula pasangan suami istri mengolah sendiri sambal ini dengan cara diulek, sampai sekarang akhirnya dibanti oleh anak buah. Setahun berjalan, Sambal Congor bahkan sudah diperkenalkan sampai negara lain seperti Paris, Singapura, Malaysia, dan Hongkong. Banyak pula pasukan TNI di Suriah membawa sambal ini untuk persediaan.
"Kami terus mengembangkan sambal ini. Di Paris, sambal kami digunakan sebagai pengganti wine untuk penghangat badan," tutur Joko. (cr1/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
