Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 November 2023 | 22.31 WIB

Jembatan Kaca Tinjomoyo Semarang Akan Segera Diresmikan di Tengah Kasus The Geong Banyumas

Disbudpar Kota Semarang belum membuka Jembatan Kaca Tinjomoyo sebelum memastikan keamanan pengunjung terjamin. ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG - Image

Disbudpar Kota Semarang belum membuka Jembatan Kaca Tinjomoyo sebelum memastikan keamanan pengunjung terjamin. ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG

JawaPos.com – Kasus tewasnya pengunjung di wisata Jembatan Kaca The Geong, Banyumas, yang terjadi pada bulan lalu, tak mempengaruhi proses pengerjaan wisata serupa di beberapa tempat, seperti di Bromo, Jawa Timur dan Semarang, Jawa Tengah.

Di kawasan wisata Gunung Bromo rencananya bakal diresmikan wisata jembatan kaca serupa, yang berada di Seruni Point.

Kabarnya, peresmian akan dilakukan oleh Presiden Jokowi pada akhir bulan ini.

Selain itu, Jembatan Kaca Tinjomoyo yang berada di Semarang, Jawa Tengah, juga dikabarkan akan segera diresmikan.

Namun, belum tahu kapan akan digelar lantaran masih menunggu proses pemenuhan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Wing Wiyarso, menjelaskan bahwa pemenuhan K3 sangat penting bagi sektor wisata seperti jembatan kaca, meski konstruksi jembatan dinilai sudah memenuhi standar.

“Kita minta sabar dulu, sebenarnya sudah siap tapi belum kita buka. Kita melihat jika Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi pengunjung harus menjadi prioritas utama,” kata Wing, seperti dilansir dari Radar Semarang (Jawa Pos Group), Rabu (8/11).

“Oleh karena itu, saat ini belum dioperasikan karena sedang dalam proses pemenuhan standar K3,” lanjutnya.

Untuk mengantisipasi membludaknya wisatawan saat peresmian perdana nanti, Wing menyebut pihaknya juga membangun sebuah jembatan di sisi timur sungai.

Selain itu, wisata Jembatan Kaca Tinjomoyo juga bakal dilengkapi dengan jaring pengaman dan sekat rel pada tangga. Serta, memastikan kualitas SDM petugas pengelola.
Dengan SDM yang mumpuni dan terampil Wing yakin insiden seperti yang terjadi di Banyumas tidak akan terulang.

“Jadi, ini adalah proses yang sedang berlangsung. Kami berharap setelah dioperasionalkan, tidak akan terjadi insiden seperti yang terjadi di Geong Banyumas,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Wing menilai bahwa konstruksi Jembatan Kaca Tinjomoyo sudah memenuhi standar, mulai dari ketebalan kaca, kekuatan beton yang dipakai untuk konstruksi jembatan, hingga kelengkapan sarana prasarana.

Selanjutnya, pengelola Jembatan Kaca Tinjomoyo akan segera menetapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) bagi petugas maupun pengunjung.

Misalnya, batasan bagi pengunjung yang memiliki riwayat penyakit jantung atau phobia pada ketinggian, disarankan agar tidak mencoba wahana jembatan kaca ini.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore