
Sejumlah pengunjung stan di ajang STQH Nasional di Kendari memperagakan tepuk sakinah yang sedang viral di masyarakat. (Humas Kemenag)
JawaPos.com - Tepuk Sakinah jadi viral di masyarakat. Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan Tepuk Sakinah adalah media kreatif untuk mengenalkan lima pilar keluarga sakinah kepada masyarakat. Tepuk sakinah bukan sebagai syarat sahnya sebuah akad pernikahan.
Keterangan tersebut disampaikan Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kemenag Ahmad Zayadi. Dia menjelaskan bahwa Tepuk Sakinah merupakan metode edukatif untuk memperkenalkan lima pilar keluarga sakinah dengan cara yang menyenangkan. Menurutnya, Tepuk Sakinah membantu masyarakat mengingat nilai-nilai keluarga sakinah secara lebih mudah.
"Melalui Tepuk Sakinah, pilar keluarga sakinah lebih mudah diingat dan suasana pembekalan menjadi lebih hidup," ujar Zayadi dalam keterangannya (14/10).
Dia mengatakan, lima pilar keluarga sakinah yang diajarkan lewat Tepuk Sakinah meliputi Zawaj (berpasangan), Mitsaqan Ghalizan (janji kokoh), Mu’asyarah Bil Ma’ruf (saling cinta, hormat, menjaga, dan berbuat baik), Musyawarah, serta Taradhin (saling rida).
Dengan format yel-yel dan gerakan tepuk tangan, para peserta yang mengunjungi pameran diajak untuk menginternalisasi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Metode ini dinilai efektif untuk memperkuat kesadaran pentingnya keharmonisan keluarga.
Zayadi menyebut, gerakan tepuk tangan yang menyertai kegiatan ini bukan sekadar hiburan. Menurutnya, pesan utama dari Tepuk Sakinah adalah agar pasangan mampu mencairkan suasana ketika terjadi ketegangan dalam rumah tangga.
"Ketika terjadi perbedaan atau pertengkaran, pasangan diharapkan dapat mengingat kembali esensi keluarga sakinah," katanya. Dengan begitu, hubungan dapat kembali harmonis.
Lebih lanjut, Zayadi mengungkapkan bahwa fondasi keluarga sakinah mencakup keadilan, keseimbangan, dan kesalingan. Prinsip tersebut menjadi dasar dalam membangun rumah tangga yang sehat dan penuh kasih sayang.
Karakteristik keluarga sakinah, katanya, antara lain dibangun atas perkawinan yang sah dan tercatat. Kemudian dilandasi prinsip nondiskriminasi dan nonkekerasan. Serta dirawat dengan semangat kasih sayang dan moderasi beragama.
"Dengan kegiatan seperti Tepuk Sakinah, kami berharap nilai-nilai keluarga sakinah dapat tersosialisasi lebih luas kepada masyarakat," katanya. Upaya itu juga menjadi bagian dari strategi Kemenag untuk memperkuat ketahanan keluarga di Indonesia. Sehingga mampu menekan angka perceraian yang setiap tahunnya cenderung naik.
Beragam layanan dan informasi keagamaan disajikan di stan Bimas Islam Kemenag di Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadits (STQH) Nasional di Kendari. Mulai dari layanan konsultasi keluarga sakinah, hingga edukasi seputar syariah. Pengunjung tampak antusias mencoba berbagai aktivitas yang disediakan panitia. Termasuk memperagakan gerakan Tepuk Sakinah.
Kegiatan praktik Tepuk Sakinah bersama Sugeng Widodo, atau yang akrab disapa Paman Dodo menyedot perhatian pengunjung. Aktivitas ini menjadi magnet tersendiri bagi pengunjung, terutama kalangan muda dan pasangan suami istri.
Banyak masyarakat terlihat ikut mempraktikkan Tepuk Sakinah dengan penuh semangat. Ada yang datang bersama pasangan untuk mengikuti gerakan dan yel-yel. Ada pula yang mencoba bersama teman-temannya. Suasana stan pun menjadi meriah dan interaktif.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
