
Ilustrasi hoax - Pixabay
JawaPos.com - Beberapa hari terakhir beredar kabar tentang hiburan rakyat kuliner gratis lewat WhatsApp. Acaranya dilaksanakan pada 17 Agustus 2019 pukul 17.00-21.00 di depan Grahadi, Surabaya. Disebutkan juga 40 menu makanan yang disiapkan gubernur Jatim dan para organisasi perangkat daerah.
''Ibu Gubernur Lontong Kupang 300 porsi dan Es Krim 600 cup, Bp. Wagub Nasi Bakar Madura 400 porsi, PU BM Bakso 500 Porsi, Dinas ESDM Soto Ayam 150 Porsi,'' begitu penggalan isi pesan yang beredar.
Saat dikonfirmasi, Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Jatim Aries Agung Paewai mengatakan bahwa pesan itu hoax. Aries menyebut hiburan rakyat dan kuliner gratis memang ada dan diselenggarakan pada 17 Agustus setelah penurunan bendera. ''Yang beredar itu hoax. Bahasanya banyak dibuat-buat,'' katanya.
Aries menjelaskan, pemprov memang menyediakan kuliner gratis. Namun, pihak penyelenggara tidak membuat daftar menu yang dibebankan kepada pejabat dan OPD sebagaimana pesan yang beredar. Banyak komunitas dari berbagai daerah yang turut berpartisipasi dalam acara tersebut. Karena itu, pemprov juga menyediakan beberapa stan bagi masyarakat yang terlibat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

4 Keunggulan Introvert yang Kini Justru Diinginkan oleh Banyak Orang Pada Era Modern
4 Faktor yang Membentuk Kepribadian Introvert Menurut Penjelasan Psikologi
Panser Biru Tanggapi Sanksi PSIS dan Larangan 6 Kali Away Usai Kericuhan di Ciamis
Ganggu Lingkungan Pemkot Surabaya Segel Usaha Potong Ayam di Tengah Kampung Bratang Gede
5 Kiat Introvert Menjadi Pemimpin Tangguh Tanpa Harus Mengubah Sifat Alami
Kenaikan Target Bansos 2026: Kemensos Wajibkan Registrasi Ulang Wajah
Prediksi Skor Flamengo vs Estudiantes: Misi Tuan Rumah Amankan Tiket Final Copa Libertadores 2026
Prediksi Skor PSBS Biak vs Barito Putera: Laskar Antasari Berpeluang Menang Telak
Prediksi Skor Alaves vs Malaga: Tuan Rumah Berpeluang Menang Satu Gol
Profil Kalam Salan, Anggota Parlemen Malaysia yang Kritik Prabowo Pakai Bahasa Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022