Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 5 Februari 2018 | 06.48 WIB

Penjelasan PLN Soal Bantuan Listrik Gratis untuk Baduy Luar

Foto pegawai PLN bersama orang Baduy Luar. PLN menjelaskan bahwa itu bukan program listrik masuk desa melainkan kegiatan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN. - Image

Foto pegawai PLN bersama orang Baduy Luar. PLN menjelaskan bahwa itu bukan program listrik masuk desa melainkan kegiatan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN.

JawaPos.com - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menjadi bulan-bulanan netizen karena sebuah foto. Dalam foto itu, ada tiga pegawai PLN yang bersalaman dengan laki-laki dan perempuan di suatu rumah. Yang menjadi masalah, ada spanduk bertuliskan Pemberian Bantuan Listrik Gratis untuk Mualaf Baduy oleh PT. PLN (Persero) area Banten Selatan.



Foto itu mendapat kritikan netizen karena PLN dinilai diskriminasi. Netizen memberikan tudingan itu karena selain tiga orang mengenakan atribut PLN, di spanduknya juga ada logo berukuran besar perusahaan setrum itu. Namun, prasangka bahwa PLN melakukan diskriminasi dengan memberikan sambungan listrik untuk mualaf tidak benar.



Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN I Made Suprateka mengatakan, apa yang terjadi memang benar ada. Yakni, pada 31 Januari 2018. Namun, yang sebenarnya terjadi tidak seperti yang dituduhkan netizen kepada PLN. "Kegiatan itu bukan merupakan rangkaian dari program listrik desa," tegasnya.



Dia mengatakan, itu adalah kegiatan dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN untuk memberikan bantuan ke masyarakat setempat. Bantuan sosial itu diberikan ke Pondok Pesantren Sultan Hasanuddin yang dipimpinan KH Zaenuddin Amir. Bantuan ditujukan kepada warga Baduy Luar yang menjadi mualaf.



"Bantuan saat itu adalah dengan memberikan bibit pepaya California," katanya, Minggu (4/2).



Made menambahkan, jumlah bibit yang diberikan sebanyak 1.600 batang pepaya California. Bibit itu akan dibudidayakan di kawasan pondok pesantren Sultan Hasanuddin. Selain memberikan bantuan batang pepaya, PLN juga memberikan infrastruktur dasar berupa listrik.



’’Sambungan listrik gratis bagi 15 rumah warga Baduy Luar yang berada di lokasi pondok pesantren. Kegiatan itu bukan merupakan rangkaian dari program listrik desa,’’ tegasnya.



Selain itu, Made juga menegaskan kembali kalau bantuan itu merupakan program YBM. Kegiatan pemberdayaan ekonomi bagi mualaf untuk mendukung semangat persaudaraan muslim.



"Sedangkan kegiatan sosial keagamaan yang dilakukan PLN, bukan hanya untuk muslim saja. Melainkan kegiatan sosial untuk pemeluk agama yang beragama Kristen, Katolik, Budha, dan Hindu. Hal ini tidak terlepas dari unsur negara untuk melindungi keberagaman agama di Indonesia," terangnya.



Selain itu, Made mengungkapkan bahwa PLN senantiasa selalu berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan listrik di seluruh Indonesia dengan tetap menjaga kesatuan dan persatuan bangsa.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore