
HOAX: Mulai muncul hoax sertifikasi halal.
JawaPos.com - Aneka produk wine halal sebenarnya sudah lama beredar di pasaran. Namun, beberapa hari terakhir produk itu menjadi perbincangan di media sosial. Sejumlah orang menghubung-hubungkan label halal pada produk tersebut dengan lahirnya Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal.
Ribut-ribut soal wine berlabel halal itu semakin ramai ketika banyak netizen yang mengunggah foto iklan minuman produk Crystal Wsk. Salah satu pengunggahnya akun Facebook bernama Puthe. Pada 21 Oktober 2017, akun itu mengunggah status sebagai berikut.
’’Gila.... Setelah sertifikat halal dipegang pemerintah, yang haram jadi halal. Beginilah akibat menteri pro LGBT... Yang haram dihalalkan, dan bukan tidak mungkin babi pun nanti dihalalkan...’’
Status itu dilengkapi dengan dua gambar. Satu gambar produk Crystal Wsk dan satu lagi meme yang memuat foto Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Dalam meme itu terdapat tulisan besar, ’’Pemerintah Cabut Sertifikat Halal dari MUI’’. Tulisan itu merujuk berita-berita tentang berdirinya Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal atau BPJPH.
Selain akun Facebook bernama Puthe, status yang sama terdeteksi diunggah Salwa Aqila Umar. Akun Salwa itu mengunggah kalimat yang sama persis dengan Puthe. Bedanya, Salwa mengunggahnya pada 19 Oktober 2017. Foto yang dibagikan tiga buah, yakni dua foto produk Crystal Wsk dan meme Menteri Agama. Posting-an Salwa Aqila Umar itu telah dibagikan 1.800 kali.
Sebenarnya, produk wine halal itu tak berkaitan dengan lahirnya BPJPH. Sebab, label halal pada minuman tersebut tidak dikeluarkan BPJPH maupun MUI.
Minuman Crystal Wsk diproduksi Emerald Beverages, Los Angeles, Amerika Serikat. Mereka memiliki tiga produk minuman, yakni Crystal Whiskey, Empire Vodka, dan Riviere Wine. Meskipun mengandung kata whiskey, vodka, dan wine, ketiganya diklaim halal. Tidak ada kandungan alkohol di dalamnya.
Dalam situs resminya, Emerald Beverages menyatakan bahwa minuman nonalkohol disediakan untuk masyarakat yang memiliki pantangan mengonsumsi alkohol. Baik karena larangan agama maupun konsumen yang memang memiliki gaya hidup sehat. Sayang, tidak dijelaskan dari mana mereka mendapat sertifikasi halal itu. Yang pasti, sejak minuman itu diproduksi, mereka sudah mencantumkan logo halal.
Bukan hanya Emerald Beverages yang menyediakan wine, vodka, whiskey, dan sejenisnya dengan label halal. Dari penelusuran Jawa Pos, perusahaan Pierre Zero juga memproduksi wine halal. Dalam situs resminya, mereka mencantumkan sertifikat halal dari Masjid El Waia, Constantine, dan Masjid Evry, Courcouronnes, (Paris, Prancis).
Produk wine halal lain yang beredar di pasaran internasional adalah Lussory dan Vincero. Vincero mendapat sertifikat halal dari Halal Institute of the Islamic Board. Nama itu merupakan lembaga yang bertanggung jawab melakukan sertifikasi halal di Spanyol dan Meksiko.
Bagaimana wine bisa halal? Yang pasti, kandungan alkoholnya tidak ada atau nol persen. Dalam situs Vincero dijelaskan, wine halal dikembangkan dengan menggunakan proses distilasi vakum pada suhu rendah. Sejumlah sumber menyebutkan, perkembangan teknologi dealcoholized bisa menekan kadar alkohol sampai nol persen.
Ketua Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kemenag Sukoso menyatakan tidak benar bahwa pihaknya telah mengeluarkan label halal. Dia menjelaskan, penerbitan label halal oleh BPJPH masih menunggu Peraturan Menteri Agama tentang Label Halal Keluaran BPJPH. ’’Semoga cepat keluar,’’ katanya. Dia berharap tahun depan aturan tersebut sudah diterbitkan. Dengan begitu, sudah ada kejelasan tentang label halal resmi dari BPJPH Kemenag.
Wakil Ketua MUI Zainut Tauhid Sa’adi juga mengaku sudah melihat foto botol mirip wine yang ada label halalnya. Dia menegaskan, gambar atau logo halalnya berbeda dengan milik MUI. Dia memastikan nama perusahaan yang tercantum di botol minuman itu sama sekali tidak pernah mendaftarkan sertifikat halal ke LPPOM MUI.
FAKTA
BPJPH belum bisa mengeluarkan sertifikasi halal karena masih menunggu peraturan menteri agama tentang label halal keluaran lembaga baru itu.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
