
Ilustrasi: Logo Huawei. (IndustryWeek)
JawaPos.com - SD Associaton minggu lalu diam-diam mengeluarkan Huawei dari daftar keanggotaannya. Namun, tindakan tersebut tampaknya dicabut. Badan standar penyimpanan itu kembali memasukkan Huawei ke dalam daftar anggotanya.
Sebagaimana JawaPos.com kutip dari Gizmochina, Kamis (30/5), dewan anggota yang terdiri dari 1.000 pihak di situs web resmi perusahaan telah kembali mencantumkan nama Huawei Technologies. Hal yang sama berlaku untuk daftar sponsor Wifi Associaton, Huawei juga kembali terdaftar di sana.
Kendati sudah kembali masuk dalam daftar partner SD Associaton dan Wifi Alliance, Huawei belum sepenuhnya aman. Ini mungkin hanya tambahan sementara sampai keputusan lebih lanjut dari pemerintah Amerika Serikat (AS) turun. Diketahui, pemutusan hubungan Huawei dan beberapa mitranya dari AS merupakan buntut dari perang dagang AS dan Tiongkok.
Photo
Ilustrasi: Huawei kembali masuk ke dalam daftar SD Associaton. (Gizmochina)
Meskipun tidak permanen, Huawei setidaknya memiliki jawaban untuk masalah kartu SD. Perusahaan ini memiliki solusi kartu memori nano yang digunakan pada handset P30 Pro. Ini adalah format baru dari solusi penyimpanan eksternal yang tidak digunakan secara luas.
Untuk penyimpanan, Huawei mungkin bisa mengakalinya dengan membuat teknologi yang tepat bagi produknya sendiri. Namun untuk Wifi, sebenarnya tidak ada solusi yang bisa kita lihat di masa mendatang. Jika Huawei terancam di blacklist dari asosiasi, nasib perusahaan Tiongkok itu tentu berada di ujung tanduk.
Seperti sudah kami beritakan sebelumnya, pencekalan dari aliansi ini berdampak pada Huawei yang tidak akan dapat menggunakan standar Wifi. Konsekuensinya adalah Huawei tidak bisa ikut memutuskan arah perkembangan Wifi ke depannya.
Jika berlangsung terus menerus, tak menutup kemungkinan handset smartphone Huawei di masa depan tak bisa menggunakan teknologi Wifi yang perangkat dan sertifikasinya dikeluarkan oleh Wifi Alliance. Bisa saja Huawei dan konsorsium Tiongkok lainnya membuat aliansi Wifi sendiri. Namun tampaknya, tanpa keikutsertaan dengan Wifi Alliance, Huawei akan sulit bersaing di pasar global.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
