
Ilustrasi teknologi pemantauan saham. (Istimewa)
JawaPos.com - Pemanfaatan teknologi pemantauan data secara real-time menjadi salah satu pendekatan untuk menyaring aktivitas pasar saham.
Bahkan ditengah IHSG beberapa kali mencatat koreksi harian yang tajam di tengah tekanan jual investor asing.
Sistem dapat menandai transaksi bernilai besar, perubahan volume, hingga pergerakan harga yang menembus level tertentu sehingga investor dapat menelusuri aktivitas yang perlu dianalisis lebih lanjut.
Dalam kondisi seperti ini, investor membutuhkan cara yang lebih cepat untuk memahami dari mana tekanan jual dan beli berasal.
Direktur Tuntun Sekuritas Indonesia Ricki Juliandi mengatakan, teknologi tersebut dikembangkan untuk membantu investor mengidentifikasi aktivitas beli dan jual dalam jumlah besar ketika pasar bergerak cepat.
“Saat pasar bergerak cepat, yang paling dibutuhkan investor adalah kejelasan, bukan tebakan," kata Ricki dalam keterangannya, Senin (2/11).
Seperti halnya yang dikembangkan Tuntun yakni Market Radar. Ricki menjelaskan, sejak empat bulan beroperasi, fitur tersebut menyajikan informasi transaksi, antrean beli dan jual (order book), serta pergerakan harga dalam satu halaman.
Teknologi ini bekerja dengan menggunakan kriteria tertentu untuk mengidentifikasi aktivitas pasar yang menonjol. Investor tidak harus menyaring seluruh data secara manual untuk menemukan transaksi yang sesuai dengan kriteria pemantauannya.
"Kami membantu investor melihat di mana aktivitas beli dan jual besar benar-benar terjadi, tanpa harus memantau layar sepanjang hari," terangnya.
Market Radar memiliki sejumlah indikator untuk membaca aktivitas transaksi. Indikator Huge Buy dan Huge Sell, misalnya, menandai satu transaksi beli atau jual dengan volume minimal 40.000 lot.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022