
Ilustrasi: Browser atau peramban Google Chrome. (Business Insider)
JawaPos.com - Google Chrome kerap dianggap sebagai peramban yang boros RAM. Anggapan ini sudah lama beredar di internet hingga menjadi lelucon di kalangan pengguna.
Padahal, penggunaan memori yang tinggi tidak selalu menandakan Chrome bekerja secara tidak efisien.
Kebutuhan RAM tersebut tidak lepas dari perkembangan situs web yang kini semakin kompleks. Jika dulu halaman internet didominasi teks dan gambar, sekarang banyak situs dilengkapi fitur interaktif yang menyerupai aplikasi.
Belum lagi kebiasaan pengguna membuka banyak tab sekaligus dan menjalankan berbagai ekstensi.
Seperti dilansir dari Engadget, Chrome juga menggunakan proses terpisah untuk mengelola situs web. Cara ini memang membutuhkan lebih banyak memori, tetapi membantu menjaga stabilitas peramban.
Ketika satu situs mengalami gangguan, tab lain tidak harus ikut berhenti bekerja. Sistem isolasi atau sandbox yang digunakan Chrome juga membantu membatasi akses antarsitus demi menjaga keamanan data pengguna.
Karena itu, penggunaan RAM yang tinggi tidak selalu menjadi masalah. Selama komputer masih berjalan lancar, pengguna tidak perlu khawatir hanya karena memori Chrome terlihat penuh.
Menurut PCMag, RAM 8 GB masih memadai untuk sebagian besar penggunaan komputer standar, meski kebutuhan sebenarnya bergantung pada aplikasi dan aktivitas yang dijalankan.
Meski begitu, pengguna tetap perlu waspada jika konsumsi memori terus meningkat tanpa alasan yang jelas.
Kondisi tersebut bisa berkaitan dengan memory leak, yakni ketika program menggunakan memori tetapi tidak melepaskannya kembali.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri
Prediksi Al Ittihad vs Al Ain di ACL Elite, Tuan Rumah Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022