
Google memperluas penggunaan energi nuklir untuk mendukung kebutuhan listrik data center (Bloomberg)
JawaPos.com - Google memperluas strategi energinya dengan mendukung peningkatan kapasitas dua pembangkit listrik tenaga nuklir milik Georgia Power di Amerika Serikat (AS). Kesepakatan ini memperlihatkan bagaimana kebutuhan listrik data center atau pusat data mulai mendorong peningkatan kapasitas pembangkit nuklir yang sudah beroperasi.
Georgia Power dan Google pada Senin (21/9) mengatakan peningkatan kapasitas di Plant Vogtle dan Plant Hatch diperkirakan menambah sekitar 96 megawatt (MW) ke jaringan listrik Georgia. Kesepakatan itu masih membutuhkan persetujuan Georgia Public Service Commission (PSC). Reuters melaporkan permintaan listrik dari pusat data dan pengguna besar lain mendorong minat untuk meningkatkan pembangkit nuklir yang sudah ada sebagai sumber listrik bebas karbon sepanjang waktu.
Dilansir dari Bloomberg, Selasa (22/9/2026), kerja sama ini melibatkan extended power uprate (EPU) pada unit-unit nuklir Georgia Power di Vogtle dan Hatch. Georgia Power mengajukan struktur tarif baru bernama Nuclear Uprate (NU-1) serta permohonan EPU untuk Unit 1 dan 2 Plant Hatch. Sementara itu, EPU untuk Unit 1 dan 2 Plant Vogtle telah disetujui PSC melalui rencana sumber daya terpadu 2025.
Melalui skema berbasis langganan itu, Google akan berlangganan tarif NU-1 dan memperoleh zero-emission credits yang mewakili atribut bebas karbon dari listrik nuklir yang dihasilkan melalui peningkatan kapasitas. Georgia Power memperkirakan skema ini dapat memberikan manfaat sekitar USD 900 juta atau Rp16,07 triliun dengan kurs Rp17.860 per dolar AS kepada pelanggan selama masa operasi unit.
Secara teknis, EPU tidak berarti membangun reaktor baru. Peningkatan dilakukan dengan memodifikasi peralatan seperti turbin, pompa, motor, dan sistem pendingin. Perubahan itu memungkinkan reaktor beroperasi pada tingkat daya termal berlisensi yang lebih tinggi sehingga menghasilkan lebih banyak panas dan meningkatkan aliran uap menuju generator turbin.
Bagi Georgia, tambahan itu memperkuat sistem yang sudah sangat bergantung pada nuklir. Georgia Power melayani sekitar 2,8 juta pelanggan, sedangkan Plant Hatch dan Vogtle menyumbang sekitar seperempat listrik yang digunakan di negara bagian tersebut. Kedua fasilitas dikelola Southern Nuclear, perusahaan saudara Georgia Power di bawah Southern Company yang mengkhususkan diri pada operasi nuklir.
"Banyak pelanggan besar kami memiliki target energi bersih tertentu, dan kami terus bekerja sama dengan PSC Georgia untuk menciptakan program yang tidak hanya membantu mereka mencapai target, tetapi juga selaras dengan Komitmen Perlindungan Pelanggan kami, meningkatkan keandalan dan ketahanan jaringan listrik serta menciptakan penghematan bagi seluruh pelanggan," kata Senior Vice President Strategic Growth Georgia Power Aaron Mitchell.
Mitchell menilai kerja sama dengan Google merupakan contoh bagaimana pertumbuhan kebutuhan listrik dari pelanggan besar dapat memberi manfaat bagi seluruh pelanggan. Di sisi lain, Direktur Advanced Energy Technologies Google Lucia Tian mengatakan pusat data perusahaan merupakan investasi jangka panjang yang dapat mendorong ekonomi lokal sekaligus mempercepat penggunaan energi bersih.
"Pusat data Google merupakan investasi jangka panjang di komunitas tempat kami berada, mendorong pembangunan ekonomi lokal dan mempercepat penerapan energi bersih,"kata Tian.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022