
Ilustrasi penggunaan Google AI Search. (Google)
JawaPos.com - Google DeepMind memperkenalkan WeatherNext 3, model prakiraan cuaca berbasis kecerdasan buatan (AI) yang membawa sejumlah peningkatan dibanding generasi sebelumnya. Model terbaru ini dirancang untuk menghasilkan informasi cuaca yang lebih detail dengan peningkatan akurasi pada sejumlah parameter.
WeatherNext 3 dapat memprediksi berbagai kondisi atmosfer, mulai dari suhu, kelembapan, kecepatan angin, curah hujan, hingga radiasi matahari. Kemampuan tersebut membuat model ini tidak hanya ditujukan untuk kebutuhan informasi cuaca sehari-hari, tetapi juga sektor yang membutuhkan prakiraan lebih presisi.
Seperti dilansir dari Engadget, salah satu sektor yang dapat memanfaatkan kemampuan WeatherNext 3 adalah industri energi terbarukan. Informasi cuaca yang lebih detail dapat digunakan untuk memperkirakan produksi listrik dari pembangkit tenaga angin maupun surya.
Dibandingkan versi sebelumnya, WeatherNext 3 memiliki kemampuan memprediksi kecepatan angin pada ketinggian 100 meter. Ketinggian tersebut kurang lebih setara dengan posisi turbin angin sehingga data yang dihasilkan dapat membantu memperkirakan potensi produksi energi angin dengan lebih akurat.
Untuk pembangkit listrik tenaga surya, WeatherNext 3 juga membawa data beresolusi tinggi mengenai tutupan awan dan radiasi matahari. Informasi tersebut dapat membantu operator menyesuaikan operasional pembangkit berdasarkan kondisi cuaca yang diperkirakan.
Resolusi Prakiraan Lebih Detail
Salah satu peningkatan paling signifikan pada WeatherNext 3 terdapat pada resolusi prakiraannya. Model ini mampu menghasilkan prakiraan per jam dengan kisi berukuran 5 x 5 kilometer.
Kemampuan tersebut menjadi peningkatan dibandingkan WeatherNext 2 yang menggunakan kisi berukuran 25 x 25 kilometer. Dengan ukuran kisi yang lebih kecil, WeatherNext 3 dapat memberikan gambaran kondisi cuaca pada wilayah yang lebih spesifik.
Peningkatan resolusi tersebut juga didukung oleh perubahan pada sumber data yang digunakan dalam proses pelatihan model. WeatherNext 3 tidak hanya mengandalkan data dari model prediksi cuaca numerik yang biasanya diperbarui dengan jeda sekitar enam jam.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Kronologi Kecelakaan Maut BYD M6 di Kembangan Jakbar, Ibu dan Anak Meninggal di TKP
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Bournemouth vs Lincoln City di Carabao Cup: The Cherries Menang Lewat Adu Penalti
Kasus Keracunan MBG Berastagi Sisakan Masalah Serius, Siswa Alami Gangguan Saraf hingga Jantung
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor AEK Athens vs LASK Linz di Liga Champions: Tuan Rumah Pesta Gol!
Raditya Dika Gagal Pulang ke Indonesia, Pesawat dari Doha Putar Balik Usai 4 Jam di Udara
