
Jumpa pers Pandi di Jakarta, Selasa (1/9). (Rian/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pengguna domain .Id (dot Id) terus bertambah dan kini menembus lebih dari 1,5 juta domain. Per 31 Juli 2026, sebanyak 1.523.504 domain dot Id dilaporkan berada dalam pengelolaan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi), sekaligus menandai semakin kuatnya penggunaan identitas digital Indonesia di dalam maupun luar negeri.
Pertumbuhan tersebut tidak hanya terlihat dari jumlah domain yang terdaftar. Pangsa pasar dot Id di Indonesia dalam lima tahun terakhir juga meningkat dari 36 persen menjadi 58 persen. Bahkan, sekitar 24 persen pengguna domain .ID tercatat berasal dari luar Indonesia, menunjukkan bahwa domain nasional mulai memiliki jangkauan yang semakin luas.
Isnawan Aslam, Ketua Pandi ditemui JawaPos.com di Jakarta, Selasa (1/9) menjelaskan, tiga ekstensi dengan kontribusi terbesar terhadap jumlah domain yang dikelola Pandi adalah my.id, .id, dan web.id. Ketiganya menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekosistem domain Indonesia.
Isnawan menambahkan, perjalanan pertumbuhan domain dot Id berlangsung dalam rentang hampir dua dekade. Setelah melewati angka 100 ribu domain, jumlahnya terus meningkat hingga menembus 500 ribu, kemudian satu juta, dan akhirnya mencapai lebih dari 1,5 juta domain pada 2026.
Domain dot Id juga disebut tidak lagi sekadar penanda asal suatu situs, tetapi semakin digunakan sebagai identitas digital yang melekat dengan bisnis, organisasi, maupun individu. Pertumbuhan tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan terhadap identitas digital Indonesia.
"Pertumbuhan domain dot Id hingga lebih dari 1,5 juta menunjukkan semakin kuatnya kepercayaan terhadap identitas digital Indonesia. ICANN87 Bali menjadi momentum bagi Pandi dan Indonesia untuk membawa capaian tersebut ke panggung global, memperkuat kolaborasi internasional, sekaligus menunjukkan komitmen terhadap Internet yang aman, inklusif, dan multibahasa," ujar Isnawan.
Kenaikan pangsa pasar dari 36 persen menjadi 58 persen dalam lima tahun juga menjadi indikator bahwa dot Id semakin kompetitif di pasar domestik. Artinya, lebih banyak pengguna internet di Indonesia memilih domain nasional untuk membangun kehadiran mereka di ruang digital.
Pengguna dari Luar Negeri Ikut Berkontribusi
Pertumbuhan dot Id juga mulai melampaui pasar Indonesia. Berdasarkan materi yang dipaparkan Pandi, sekitar 24 persen pengguna domain dot Id berasal dari luar Indonesia.
Angka tersebut memperlihatkan bahwa penggunaan dot Id tidak sepenuhnya bergantung pada pengguna domestik. Domain nasional Indonesia mulai digunakan oleh pihak dari luar negeri, sekaligus membuka peluang bagi domain tersebut untuk berkembang sebagai identitas digital yang memiliki daya tarik internasional.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
