Presentasi Alfa Siber New Product Announcement pada acara AST Partner Growth Summit & BOD Executive Dinner 2026, Kamis (30/7).
JawaPos.com - Ekosistem keamanan siber perlu diperkuat dengan terus memperbaharui untuk menjawaba tantangan yang semakin kompleks. Seperti yang dilakukan PT Alfa Siber Teknologi (AST), yang mengumumkan 3 pilar baru ntuk memperkuat ekosistem siber berbasis kecerdasan buatan (AI).
Dalam dalam perhelatan AST Partner Growth Summit & BOD Executive Dinner 2026, AST mengumumkan secara resmi menggandeng 1Kosmos dan Acronis, serta memperluas kapabilitas Unified Endpoint Management (UEM). Ketiga pilar ini dikembangkan selaras dengan NIST Cybersecurity Framework 2.0 dan didukung kapabilitas kecerdasan artifisial (AI) untuk memastikan perlindungan yang adaptif, terukur, dan terintegrasi.
“Ini bukan sekadar menambah produk. Ini strategi untuk membuka lebih banyak peluang bisnis bagi partner. Dengan pendekatan AI-Driven dan selaras NIST Framework, kami memastikan solusi dari identity security hingga endpoint governance dapat menjawab risiko bisnis secara terarah, efisien, dan sesuai standar global,” ujar Ivon Susan, Managing Director PT Alfa Siber Teknologi, baru-baru ini.
Baca Juga: Presiden Prabowo Minta Erick Thohir Susun Blueprint Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Diungkapkan Ivon, 1Kosmos menghadirkan solusi yang memperkuat kapabilitas Alfa Siber dalam keamanan identitas (Identity Security). Penguatan ini melalui autentikasi tanpa kata sandi (passwordless) generasi berikutnya, berbasis biometrik dan kecerdasan artifisial (AI) anti deepfake. Hal ini sangat penting di tengah meningkatnya risiko pencurian kredensial dan serangan berbasis identitas.
Lalu Acronis menghadirkan solusi ketahanan siber (Cyber Resilience), yang mengintegrasikan perlindungan siber berbasis kecerdasan artifisial (AI), layanan backup, dan kemampuan pemulihan data secara cepat.
Sedangkan solusi Unified Endpoint Management (UEM) memperkuat visibilitas, tata kelola, dan kepatuhan (compliance) terhadap seluruh perangkat di lingkungan enterprise secara otomatis. Ini menjawab kebutuhan organisasi atau perusahaan dalam mengatasi ancaman ransomware dan gangguan bisnis.
Sehingga, melalui kehadiran portofolio baru ini, Ivon menegaskan kalau AST telah melakukan sekaligus perubahan pendekatan Alfa Siber menuju pembangunan ekosistem cybersecurity yang lebih terintegrasi dan berfokus pada partner. Seluruh solusi kini telah tersedia melalui jaringan mitra resmi AST di seluruh Indonesia.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
