
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria. (Didik Setiawan/ Pewarta Foto Indonesia)
JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan bahwa seluruh layanan digital pemerintah harus dirancang agar dapat diakses oleh penyandang disabilitas. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan setiap warga negara memperoleh hak yang sama dalam mengakses layanan informasi publik di tengah percepatan transformasi digital.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengatakan aksesibilitas bukan sekadar fitur tambahan, melainkan kewajiban yang harus dipenuhi oleh penyelenggara layanan publik agar tidak ada kelompok masyarakat yang tertinggal.
“Layanan buat penyandang disabilitas itu wajib. Wajib untuk memenuhi aksesibilitas buat semua warga negara. Jadi jangan sampai karena keterbatasan yang dimiliki oleh seorang warga negara, dia tidak bisa untuk mengakses layanan-layanan informasi publik,” tegasnya dalam audiensi dengan Komisi Nasional Disabilitas di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (16/7).
Dalam kesempatan tersebut, Nezar juga menyampaikan apresiasinya atas evaluasi dan masukan yang diberikan Komisi Nasional Disabilitas terhadap layanan digital Komdigi. Menurutnya, berbagai rekomendasi tersebut akan menjadi acuan untuk meningkatkan kualitas aksesibilitas pada situs dan layanan yang disediakan kementerian.
“Kami sangat mengapresiasi evaluasi yang dilakukan untuk situs Komdigi, terutama untuk akses disabilitas dan fitur-fitur yang membantu teman-teman disabilitas di situs Komdigi. Kami akan catat dan perbaiki supaya comply dan bisa membantu teman-teman disabilitas,” ujar Wamen Nezar.
Ia menjelaskan, Komdigi telah lebih dulu menghadirkan fitur aksesibilitas pada situs resminya sejak tiga tahun lalu sebagai bagian dari komitmen mewujudkan layanan digital yang inklusif.
Nezar berharap langkah tersebut dapat diikuti oleh kementerian dan lembaga lainnya sehingga standar layanan publik digital yang ramah bagi penyandang disabilitas dapat diterapkan secara lebih luas.
“Kita mungkin salah satu kementerian yang paling berkomitmen untuk menyediakan fitur disabilitas. Fitur ini sudah kita buat dan luncurkan sejak tiga tahun yang lalu. Kita berharap semua kementerian juga mengikuti jejak ini,” tandasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
