
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria. (Didik Setiawan/ Pewarta Foto Indonesia)
JawaPos.com - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menekankan pentingnya pengembangan talenta digital dan industri semikonduktor secara bersamaan sebagai fondasi untuk mewujudkan kecerdasan artifisial (AI) yang berdaulat di Indonesia.
Menurutnya, upaya membangun AI tidak cukup hanya berfokus pada penguasaan teknologi. Diperlukan ekosistem yang utuh, mulai dari kesiapan sumber daya manusia, ketersediaan infrastruktur komputasi, hingga penguatan industri semikonduktor sebagai penopang utama.
"Antara manusia dan juga infrastruktur, kita perlu melakukannya secara bersamaan, paralel," ujar Wamen Nezar Patria saat menerima audiensi GreatAsic/Indonesia Chip Design Collaborative Center (ICDEC) di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta Pusat, dikutip Kamis (9/7).
Ia menjelaskan bahwa kedaulatan AI hanya dapat dicapai apabila seluruh rantai nilai industrinya berkembang secara seimbang. Hal tersebut mencakup kemampuan memproduksi semikonduktor, penyediaan infrastruktur komputasi, hingga ketersediaan talenta digital yang kompeten.
Nezar menilai chip semikonduktor kini memiliki posisi yang sangat penting karena menjadi penentu daya saing suatu negara dalam industri AI sekaligus dalam rantai pasok teknologi dunia.
Di tengah meningkatnya persaingan geopolitik global, berbagai negara kini berlomba menguasai teknologi strategis, termasuk semikonduktor dan mineral kritis yang menjadi bahan utama pengembangan AI.
"Chip dan semikonduktor benar-benar strategis bagi negara-negara yang ingin memasuki industri AI ini dan juga rantai pasokan global AI," tegasnya.
Ia menambahkan Indonesia memiliki potensi besar melalui kepemilikan berbagai mineral kritis yang dapat menjadi modal dalam membangun industri AI domestik.
Namun, potensi tersebut dinilai belum akan menghasilkan nilai tambah optimal apabila proses pengolahannya masih dilakukan di luar negeri. Oleh sebab itu, Indonesia perlu memperluas kolaborasi yang mampu menghadirkan alih teknologi sekaligus memperkuat kapasitas industri nasional.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
