
Ilustrasi serangan siber jenis DDoS. (Redware)
JawaPos.com - Maraknya kasus kebocoran data yang bertubi-tubi menimpa masyarakat Indonesia memunculkan anggapan bahwa Indonesia sudah menjadi negara 'open source', di mana data pribadi masyarakat dinilai terlalu mudah ditemukan dan tersebar di internet.
Mulai dari nomor telepon, email, hingga data akun digital kerap muncul di forum kebocoran data dan diperjualbelikan secara bebas di dark web.
Praktisi digital forensik PT Digital Forensic Indonesia (DFI), Ruby Alamsyah menyebut kalau hacker, pelaku kejahatan siber dari banyak negara terlalu mudah untuk 'farming data' di Indonesia.
Meski demikian, ia menilai masyarakat tetap perlu menjaga keamanan data pribadi karena data yang bocor akan terus berputar dan dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan, termasuk kejahatan digital.
Sebab, data yang aktif digunakan sehari-hari seperti nomor ponsel, email utama, akun media sosial, mobile banking, hingga identitas finansial tetap memiliki nilai tinggi bagi pelaku kejahatan siber.
Ketika pengguna merasa 'sudah bocor semua' lalu mulai lengah, risiko penyalahgunaan data justru semakin besar. Pelaku kejahatan digital biasanya memanfaatkan kombinasi data lama dan data baru untuk melakukan profiling korban, mengambil alih akun, atau melancarkan social engineering.
"Tetap penting untuk menjaga keamanan data kita. Kan ada data yang selalu update yang masih bisa dijaga seperti nomor ponsel kalau ganti baru, email, akun bank, media sosial dan sebagainya," kata Ruby kepada JawaPos.com.
Di sisi lain, tren serangan siber di Indonesia juga terus meningkat. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat jumlah serangan siber sepanjang 2025 mencapai 5,5 miliar serangan atau naik 714 persen dibanding rata-rata tahunan periode 2020–2024.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
