
Foto: Ilustrasi: Platform media sosial, Facebook. (EJ Insight).
JawaPos.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi memberlakukan kebijakan registrasi SIM card baru menggunakan pengenalan wajah dan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Kebijakan ini tindak lanjut dari Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 7 Tahun 2026 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi melalui Jaringan Bergerak Seluler.
“Kami ucapkan terima kasih dan hari ini kita insya Allah memulai era baru registrasi pelanggan seluler menggunakan data kependudukan biometrik berupa pengenalan wajah,” ujar Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid di Sarinah, Selasa (27/1).
Meutya menegaskan bahwa pendekatan menggunakan teknologi biometrik ini mencerminkan prinsip layanan digital yang “semantik, senyum, nyaman, dan biometrik” alias SEMANTIK sebagai bentuk komitmen menghadirkan layanan yang ramah, aman, dan bertanggung jawab.
Menurutnya, kebijakan ini merupakan bagian dari arahan Presiden untuk menjaga ruang digital tetap aman bagi masyarakat.
Meutya menilai pembaruan aturan ini mendesak dilakukan karena regulasi sebelumnya dinilai sudah tidak relevan dengan perkembangan teknologi saat ini.
“Perbaikan tata kelola registrasi pelanggan ini pernah dilakukan sebelumnya, yaitu tahun 2014, jadi sudah cukup lama,” tuturnya.
"Ane rasanya kalau kita masih menggunakan aturan tata kelola SIM Card yang dikeluarkan di 2014 tanpa penyempurnaan," sambung Meutya.
Komdigi berharap kebijakan ini mampu memperbaiki tata kelola registrasi pelanggan secara menyeluruh, sekaligus meningkatkan kualitas layanan telekomunikasi nasional.
“Jadi tidak hanya untuk keamanan tapi juga untuk penguatan layanan telekomunikasi bagi para konsumen,” pungkas Meutya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
